Minggu, 06 Mei 2018 18:18 WITA

Dampak Negatif dari Minum Kopi Selama Hamil

Editor: Adil Patawai Anar
Dampak Negatif dari Minum Kopi Selama Hamil

RAKYATKU.COM – Kopi bukan hanya minuman yang identik dengan kaum Adam. Banyak juga wanita yang menggemari kopi, hingga tidak bisa memulai hari tanpa secangkir kopi. Rasa kopi yang khas memang dapat membangkitkan semangat untuk beraktivitas di pagi hari. Namun bagi Anda yang sedang hamil, sebaiknya hindari untuk mengonsumsi kopi. Mengapa?

Dampak kafein bagi kehamilan dan kelahiran bayi
Dilansir doktersehat.com, menurut penelitian yang dilakukan oleh sejumlah peneliti di Norwegia, ibu hamil sebaiknya bukan hanya mengurangi konsumsi kopi, namun juga semua makanan yang mengandung kafein seperti teh, cokelat, soda dan minuman berenergi.

Bagi Anda yang gemar minum kopi, perlu diketahui bahwa minum kopi terlalu banyak dapat menimbulkan gejala kecemasan, kecanduan, jantung berdetak kencang, gangguan pencernaan, migrain, dan meningkatkan tekanan darah tinggi. Selain itu kafein dalam kopi juga dapat menembus plasenta sehingga janin dapat terpapar kafein meskipun dalam jumlah yang sangat sedikit.

Beberapa efek samping kopi atau kafein pada ibu hamil dan janin antara lain adalah ibu hamil mengalami refluks asam lambung, anemia, keguguran, juga bayi dapat lahir dengan berat badan rendah.

Dalam penelitian tersebut juga meneliti mengenai efek kafein pada bayi yang lahir dari ibu yang sering minum kopi semasa hamil. Hasilnya, pada ibu yang mengonsumsi kafein cukup tinggi menunjukkan risiko obesitas pada anak bukan hanya saat bayi, namun hingga anak berusia 8 tahun. Semakin tinggi kafein yang dikonsumsi ibu hamil, maka risiko obesitas ini akan meningkat.

Meskipun demikian, penelitian ini masih perlu ditelusuri lebih lanjut khususnya terkait dengan pola makan dan aktivitas anak yang dapat menyebabkan risiko kegemukan. Namun para ahli tetap menyarankan pada ibu hamil untuk mengurangi kopi selama hamil.