Rabu, 02 Mei 2018 08:00 WITA

Jangan Keseringan Mengupil, Ternyata Berbahaya

Editor: Fathul Khair Akmal
Jangan Keseringan Mengupil, Ternyata Berbahaya
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Seorang dokter dari Rumah Sakit Dr. Moewardi Surakarta, dr. S. Hendradewi SpTHT(K), Msi. Med, mengatakan bahwa salah satu upaya menjaga kebersihan hidung justru dengan tidak mengorek lubang hidung menggunakan tangan.

"Tangan itu kotor. Sekitar 90 persen kuman penyebab penyakit menempel di tubuh, salah satunya adalah tangan,” katanya dengan tegas.

Selain itu, Dewi mengungkapkan, bahwa mengorek lubang hidung menggunakan tangan dapat melukai kulit hidung yang terdapat banyak pembuluh darah. "Kalau tangan kotor dan ada bakteri, bakteri tersebut bisa masuk ke dalam pembuluh darah dan bisa menyebabkan mimisan," ujarnya.

Lebih fatalnya lagi, di dalam hidung terdapat pembatas antara hidung kanan dan hidung kiri. Kalau bagian ini terluka, bisa terjadi abses alias bisul.

Dewi mengatakan, "Kondisi ini merupakan emergensi di bidang THT (telinga, hidung, dan tenggorokan). Kalau terlambat ditangani, sekat ini dapat berlubang atau saddle nose.”

Kalau berkelanjutan, kondisi ini akan memicu radang otak. “Apalagi kalau penderita mengalami dengan penyakit gula, ini sangat fatal lagi,” ujar Dewi dikutip dari uzone.id.

Dia juga tidak menyarankan membersihkan kotoran hidung menggunakan cotton bud. Salah satu cara tepat untuk membersihkan hidung adalah dengan mencuci hidung. Cairan yang digunakan untuk mencuci hidung juga bukan air biasa, melainkan cairan isotonik.

Ada beragam produk cairan isotonik untuk mencuci hidung yang dijual di apotek. Dewi menyarankan, “Untuk menjaga kelembapan hidung, maka larutan isotonik dapat dipakai minimal satu kali sehari.”