Selasa, 01 Mei 2018 08:47 WITA

Berikut Warna Darah Menstruasi yang mewakili Kesehatanmu

Editor: Adil Patawai Anar
Berikut Warna Darah Menstruasi yang mewakili Kesehatanmu

RAKYATKU.COM - Menstruasi atau haid adalah sebuah siklus bulanan alami yang ditandai dengan keuarnya darah dari rahim seorang wanita. Setiap wanita dewasa pasti mengalami siklus bulanan ini. Berlangsungnya menstruasi pun bervariasi, namun umumnya akan berlangsung antara 3 sampai 9 hari.

Semakin lancar dan normal proses menstruasi, maka menandakan bahwa seseorang sedang dalam keadaan normal dan sehat. Pasalnya, ada beberapa wanita yang mengalami gangguan menstruasi dikarenakan faktor kesehatan.

Selain itu, warna darah yang dikeluarkan ketika haid juga bisa mengindikasikan kesehatan seseorang. Sebab ketika haid, warna darah yang keluar tidaklah sama. Untuk itu, Anda harus mengetahui perubahan warna darah ketika Anda sedang haid agar tahu kondisi tubuh serta fisik Anda. Berikut adalah 4 warna darah haid yang harus diperhatikan.

1. Merah Segar
Dilansir doktersehat.com, ketika Anda mengeluarkan darah berwarna merah segat saat haid, maka hal itu menandakan bahwa kadar estrogen dalam tubuh sedang kurang atau rendah. Semakin banyak darah berwarna merah segar keluar, maka semakin berisiko datangnya penyakit osteoporosis. Oleh karenanya, disarankan untuk banyak mengonsumsi makanan yang mengandung protein.

2. Merah Gelap
Warna darah ini memang sering dikeluarkan oleh wanita haid. Kondisi alami ini dianggap sebagai kondisi yang sehat dan normal. Sebab, hormon estrogen dan progesteron stabil atau seimbang. Biasanya juga wanita yang mengeluarkan darah ini akan mengalami siklus menstruasi yang lancar tanpa hambatan. Untuk tetap menjaga kesehatan tubuh, Anda disarankan agar melakukan kegiatan atau olahraga ringan seperti jalan, bersepeda, atau senam.

3. Kecoklatan
Darah berwarna kecoklatan biasanya keluar ketika menstruasi memasuki masa akhir. Namun, warna tersebut juga menandakan jika kadar progesteron dalam rahim sedang rendah. Tidak ada kekhawatiran cukup serius dengan gejala ini. Hanya saja, Anda harus tetap menjaga kondisi tubuh dengan banyak mengumsi makanan yang mengandung vitamin B agar kadar hormon menjadi seimbang.

4. Oranye
Warna ini memang terbilang sedikit langka, tapi sebagian wanita mengalaminya. Darah berwarna oranye dikarenakan darah dari dalam rahim bercampur dengan cairan dari serviks. Lantas, darah warna oranye juga bisa menandakan bahwa sedang terjadi infeksi dan gangguan kesehatan yang perlu diperhatikan. Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, Anda harus segera pergi ke dokter guna pemeriksaan lebih lanjut.