Kamis, 15 Maret 2018 07:00 WITA

Inilah 9 Makanan yang Terbukti Membuat Miss V Lebih Sehat

Editor: Abu Asyraf
Inilah 9 Makanan yang Terbukti Membuat Miss V Lebih Sehat
Jus alpukat bisa menyehatkan miss v.

RAKYATKU.COM - Jangan heran jika ada sebagian wanita yang mengeluhkan organ kewanitaannya. Entah berbau atau kering. Kesehatan "miss v" sangat bergantung makanan yang dikonsumsi seseorang.

Dikutip dari Reader's Digest, setidaknya ada sembilan makanan yang bisa menunjang kesehatan vagina, seperti berikut ini: 

1. Alpukat 

Lemak tak jenuh yang sehat seperti yang terkandung dalam alpukat, kacang dan
minyak zaitun memiliki peran besar terhadap hormon seks. Jika hormon tersebut tidak
seimbang (misalnya jika estrogennya terlalu rendah), kamu mungkin merasa vagina
lebih kering dari biasanya, yang akan membuat aktivitas seks menjadi kurang
nyaman. Alpukat bisa menjadi pilihan yang baik. Tidak perlu khawatir dengan diet
yang sedang dilakukan. 

2. Stroberi 

Stroberi ternyata memiliki kandungan vitamin C yang lebih tinggi ketimbang jeruk. Small mengatakan seringkali perempuan tidak mengonsumsi vitamin C yang cukup. Padahal, vitamin C dibutuhkan untuk kelenjar adrenal, yang memproduksi hormon seks dan kortisol (hormon stres). 

Vitamin C memainkan peran penting dalam sintesis kolagen, yang penting untuk elastisitas otot dan jaringan. Tentu saja ini dibutuhkan untuk seluruh tubuh, termasuk vagina. 

3. Telur 

Satu butir telur mengandung vitamin D yang cukup tinggi. Kekurangan vitamin D akan membuat seseorang lebih berisiko terkena infeksi vagina yang disebut bacterial vaginosis (BV), karena vitamin D berperan penting dalam sistem imun di area vagina.

Pada penelitian di 2015, ditemukan bahwa konsumsi suplemen vitamin D untuk 15 minggu bisa membantu mengatasi BV. Para peneliti juga menemukan bahwa suplemen vitamin D juga bisa meminimalisasi infeksi pada orang-orang yang sudah kekurangan vitamin D. 

Namun, untuk mengkonsumsi suplemen vitamin D lebih baik kita berkonsultasi lagi dengan dokter. Akan lebih baik jika kita mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin D. 

4. Kimchi 

Bagi penikmat masakan Korea pasti tidak asing dengan jenis makanan ini, Kimchi. Sayuran fermentasi yang dipenuhi bakteri baik. Ginekolog di Raby Institute for Integrative Medicine, Northwestern, Chicago, Katherine Thurer, MD menjelaskan, mengkonsumsi makanan sejenis ini, bersama dengan acar, asinan dan miso, bisa membantu menjaga kesehatan populasi flora usus dalam tubuh, termasuk area kewanitaan. 


5. Salmon 

Lemak ikan mengandung asam omega 3 yang kaya. Pemilik The Wellnes
Philosophy di Indianapolis, Staci Small, RD mengatakan bahwa asam lemak
ditemukan pada membran di setiap sel di tubuh kita. 

"Asam lemak terbukti menjaga vagina tetap kering pada wanita yang telah menopause," kata dia. 

Konsumsi lah lemak ikan seperti salmon, kira-kira dua kali seminggu atau bisa mencari omega 3 dari sumber lainnya atau dari suplemen. 

6. Yoghurt 

Thurer menjelaskan, dengan kandungan kaya probiotik, yoghurt bisa membantu meningkatkan populasi mikroba baik di usus dan vagina. Tapi, pilih lah yoghurt tanpa rasa karena gula akan membantu menyuburkan bakteri buruk dan akan memengaruhi keseimbangan tubuh. Jika ingin yoghurt dengan rasa, tambahkan lah buah segar sesuai selera. 

7. Kale 

Coba lah memasak dan mengkonsumsi sayuran kale atau sayuran berdaun hijau lainnya. Kale kaya akan kalsium dan magnesium. 

"Dua jenis mineral ini dibutuhkan untuk pembentukan otot dan fungsi, termasuk di vagina. Namun, banyak perempuan tak mengkonsumsinya secara cukup," kata Small. 

Sumber lain yang juga kaya kalsium, misalnya susu. Sedangkan sumber lain yang kaya magnesium seperti kacang-kacangan.

8. Air mineral 

Ganti atau minimal kurangi kebiasaan minum soda diet atau jus dalam kemasan, coba lah menggantinya dengan air putih, karena kandungan gulanya yang tinggi. "Pemanis buatan bisa mengganggu gut flora," kata Thurer. 

Saat flora usus tidak sehat, maka  vagina juga akan berada dalam kondisi yang tidak sehat.
 
9. Biji-bijian utuh

Biji-bijian utuh seperti gandum, barley, dan lainnya kaya akan prebiotik. Small menjelaskan, makanan yang kaya akan serat tersebut akan menyubutkan bakteri baik di tubuh kita. Bersama biji-bijian utuh, kita bisa mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran.
 

Tags