Selasa, 13 Maret 2018 07:30 WITA

Terkena Tumor, Gadis Kecil Ini Dioperasi Robot

Editor: Aswad Syam
Terkena Tumor, Gadis Kecil Ini Dioperasi Robot
Freyja usai dioperasi. Sumber: Daily Telegraph.

RAKYATKU.COM – Perkembangan teknologi kesehatan memang sangat pesat dan luar biasa. Hal inilah yang dialami oleh gadis kecil berusia 6 tahun benama Freyja Christiansen dari Canberra, Australia. Freyja baru saja mendapatkan operasi pengangkatan tumor yang ada di bagian belakang leher. Namun, bukannya dilakukan oleh tangan dokter, operasi ini justru dilakukan oleh robot!

Dikutip dari Stuff.co.nz dan dilansir doktersehat, Freyja didiagnosis terkena clear-cell sarcoma, sejenis kanker ganas pada 2016 lalu. Freyja adalah pasien termuda dari sekitar hanya 40 kasus kanker paling langka di seluruh dunia ini. Yang menjadi masalah adalah, tumor dari penyakit ini berada di posisi yang sangat sulit, yakni diantara pembuluh arteri utama dan dasar tulang tengkoraknya. Posisi tumor yang sangat sulit dijangkau ini membuat dokter hampir tidak mungkin untuk mengoperasinya.

Liz Christiansen, ibunda Freyja, mengaku bahwa dokter yang memeriksa kondisi anaknya kebingungan dan berkata bahwa operasi sangat tidak mungkin untuk dilakukan. Para dokter bahkan berpikir jika penyakit anaknya tidak bisa diobati.

Namun, salah satu dokter yang menangani Freyja bernama Antoinette Anazondo tidak mau menyerah. Ia terus mencari cara dari berbagai penjuru dunia dan akhirnya menemukan robotic surgery, operasi yang dilakukan dengan robot medis khusus.

Setelah mendapatkan imunoterapi tahun 2017 lalu, Antoinette mencari dua ahli bedah yang bisa menggunakan mesin robot bernama da Vinci. Sebagai informasi, mesin ini memiliki lengan robotik berukuran kecil. Sayangnya, 37 ahli bedah dari seluruh dunia menolak untuk membantunya.

Seorang ahli bedah kanker dari Melbourne bernama Ben Dixon tiba-tiba saja menghubungi Boston Children’s Hospital, tempat dimana Freyja dirawat dan mengaku siap membantu mengoperasi sang bocah dengan mesin robot tersebut. Freyja pun kemudian dikirim ke Melbourne untuk mendapatkan kesembuhannya.

Februari 2018, Ben Dixon dan rekannya, Matthew Magarey berhasil mengangkat tumor dari tubuh Freyja dengan mesin tersebut. Sang ibu pun sangat berterima kasih pada bantuan yang diberikan keduanya.