Minggu, 25 Februari 2018 18:29 WITA

Sering Diabaikan, Ini Cedera Seks Umum yang Perlu Anda Tahu!

Editor: Suriawati
Sering Diabaikan, Ini Cedera Seks Umum yang Perlu Anda Tahu!
Foto: Getty Images

RAKYATKU.COM - Bercinta juga bisa menyakitkan. Karena beberapa alasan, baik pria maupun wanita nisa saja mengalami cedera seks saat mereka berhubungan intim.

Cedera seks tidak selamanya berarti kondisi serius dan menyebabkan kerusakan jangka panjang, bahkan nyeri ringan pun masuk dalam kategorinya, dan itu harus diwaspadai.

Salah satu cedera seks ringan yang paling umum dan sering diabaikan adalah bruised cervix. Gejalanya meliputi kram, pendarahan abnormal, nyeri saat bersenggama dan nyeri di perut bagian bawah. Hal ini sering disebabkan ketika seorang wanita tidak merasa cukup terstimulasi.

Saat terangsang, leher rahim seorang wanita akan menjadi lebih besar, lebih lembut dan sekitar dua sampai tiga inci lebih tinggi. Jika ini tidak terjadi saat berhubungan, maka serviks tetap lebih rendah dan lebih keras, dan membuatnya mudah terluka.

Ini lebih mungkin terjadi saat wanita berhubungan intim jelang masa menstruasi, karena leher rahim cenderung lebih rendah dan lebih keras.

Sering Diabaikan, Ini Cedera Seks Umum yang Perlu Anda Tahu!Meskipun cedera ini tidak ada hubungannya dengan sesuatu yang lebih fatal, dan rasa nyerinya akan hilang dalam 24 jam, namun bruised cervix tetap sangat tidak menyenangkan.

Untungnya, ada beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk mencegahnya. Anda bisa meluangkan waktu sekitar 20 sampai 30 menit untuk foreplay, agar gairah Anda terbangkitkan.

Jika saat ini Anda mengalami memar serviks, maka minum ibuprofen bisa mengurangi rasa sakit Anda.

Tags