Sabtu, 24 Februari 2018 17:36 WITA

Suka Nonton TV? Bahaya ini Mengintai Anda

Editor: Suriawati
Suka Nonton TV? Bahaya ini Mengintai Anda
Ilustrasi

RAKYATKU.COM - Sebuah penelitian baru menemukan bahwa orang yang menghabiskan waktu terlalu banyak di depan TV, berisiko tinggi mengalami pembekuan darah di pembuluh darah mereka - sebuah kondisi yang disebut Patofisiologi Tromboemboli Vena, atau VTE.

Bekuan ini sering terjadi di kaki, tapi bisa melakukan perjalanan ke paru-paru, sehingga menyebabkan kondisi mematikan yang disebut pulmonary embolism. VTE juga sering dijuluki "sindrom kelas ekonomi", karena banyak kasus terjadi di antara penumpang pesawat yang melakukan penerbangan jarak jauh.

Seperti yang dijelaskan oleh para peneliti dari University of Minnesota, duduk dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan penggumpalan darah, karena sirkulasi normal melalui kaki terganggu.

Dalam studinya, para peneliti menganalisis data lebih dari 15.000 orang Amerika, berusia 45 sampai 64 tahun, dalam sebuah penelitian jangka panjang yang dimulai pada tahun 1987.

Sampai tahun 2011, hampir 700 kasus VTE telah terjadi di antara para peserta. Mereka yang sering menonton televisi memiliki risiko 70 persen lebih tinggi untuk mengembangkan pembekuan, dibandingkan orang-orang yang tidak pernah atau jarang menonton TV. Risiko ini tetap tinggi bahkan setelah faktor berat badan atau tingkat latihan diperhitungkan.

Studi tersebut tidak dapat membuktikan bahwa menonton TV, menyebabkan terjadinya penggumpalan darah, melainkan hanya sebuah asosiasi.

"Namun, bahkan individu yang secara teratur terlibat dalam aktivitas fisik tidak boleh mengabaikan potensi bahaya dari perilaku... seperti menonton TV," kata penulis utama Yasuhiko Kubota, dari University of Minnesota.

Penelitian ini dipublikasikan pada 21 Februari di Journal of Thrombosis and Thrombolysis.