Sabtu, 17 Februari 2018 08:56 WITA

Awas, Jam Kerja Terlalu Lama Dapat Tingkatkan Risiko Kelainan Jantung

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Awas, Jam Kerja Terlalu Lama Dapat Tingkatkan Risiko Kelainan Jantung
Ilustrasi. Int.

RAKYATKU.COM - Jam kerja terlalu lama dan melebihi batas bisa berdampak negatif pada kualitas hidup, bahkan dapat menimbulkan berbagai penyakit.

Bedasarkan penelitian, ditemukan bahwa jam kerja yang terlalu lama dapat meningkatkan risiko terjadinya kelainan pembuluh darah seperti stroke. Bahkan, bisa terjadi pula gangguan irama jantung, yang lebih sering dikenal sebagai fibrilasi atrial.

Dilansir dsari Hello Sehat, Fibrilasi Atrial merupakan salah satu kelainan pada irama denyut jantung. Penyakit ini dapat terjadi karena adanya gangguan hantaran listrik pada jantung yang mengontrol irama denyut jantung normal, sehingga hal ini dapat mengakibatkan perubahan irama denyut jantung. Perubahan irama denyut jantung ini pada akhirnya dapat menyebabkan penderitanya merasa berdebar-debar serta mungkin merasa sesak di dada, lelah, dan sakit kepala.

Fibrilasi atrial juga dapat terjadi tanpa gejala. Namun, sangatlah penting untuk mendeteksi penyakit ini sedini mungkin karena penyakit ini dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke sampai lima kali lipat. Fibrilasi atrial juga dapat mengakibatkan gagal jantung dan demensia.

Penelitian mengungkapkan bahwa sejumlah kecil dari pekerja yang memiliki jam kerja terlalu lama setiap minggunya lebih berisiko menderita gangguan irama jantung atau fibrilasi atrial. Hal ini terjadi pada karyawan yang umumnya bekerja lebih dari 55 jam per minggu (misalnya 11 jam selama 5 hari kerja setiap minggunya) dibandingkan dengan pekerja yang memiliki jam kerja normal, yakni 41-48 jam per minggu.

Loading...

Hal ini juga dapat dikaitkan dengan kebiasaan hidup dari para karyawan itu sendiri. Dalam hal ini, karyawan yang menghabiskan waktu lebih banyak di tempat kerja atau punya tekanan besar dari kantor umumnya memiliki gaya hidup yang tidak sehat. Misalnya suka jajan sembarangan, tidak memerhatikan asupan gizinya, makan terlalu banyak, merokok, minum minuman beralkohol secara berlebihan, serta jarang berolahraga. Hal-hal tersebutlah yang akhirnya bisa menjadi pemicu terjadinya kelainan jantung dan berbagai penyakit serius lainnya.

Maka, penting bagi setiap orang untuk menyeimbangkan jam kerja dengan aktivitas lain yang tak kalah produktif. Misalnya berolahraga, berwisata, beristirahat yang cukup, menyiapkan makanan yang sehat dan bergizi baik, atau berelaksasi dengan meditasi.

Bila jam kerja Anda di kantor memang lama, usahakan untuk tetap memilih makanan sehat, berhenti merokok, hindari konsumsi alkohol, dan tetap berolahraga ringan di sela-sela kegiatan, serta istirahat yang cukup di malam hari.

Loading...
Loading...