Selasa, 13 Februari 2018 15:20 WITA

Kasus Pertama di Dunia, Cacing Ditemukan di Mata Perempuan Ini

Editor: Andi Chaerul Fadli
Kasus Pertama di Dunia, Cacing Ditemukan di Mata Perempuan Ini

RAKYATKU.COM - Seorang wanita asal Oregon, Amerika Serikat (AS) menjadi orang pertama yang terkena kasus infeksi parasit di mata. Pada kasus ini, spesies cacing kecil hidup di dalam matanya.

Dikutip dari Reuters, Selasa (13/2/2018), laporan dari Centers for Disease Control and Prevention, wanita berusia 26 tahun yang tak disebutkan namanya itu mengalami iritasi mata.

Pemeriksaan menunjukkan ia mengalami infeksi Thelazia gulosa, jenis cacing yang biasa ditemukan pada hewan-hewan ternak.

CDC menyebut dokter berhasil mengangkat 14 cacing dari mata wanita tersebut. Cacing-cacing ini berukuran kurang lebih 1,27 cm. 

Jika tak segera diangkat, cacing-cacing ini bisa menyebabkan kerusakan pada mata dan menyebabkan kebutaan.

"Infeksi cacing parasit sangat jarang terjadi. Bahkan infeksi Thelazia ini sebelumnya tak pernah ditemukan pada manusia," ujar dr Richard Bradbury dari divisi Parasicitc Diseases and Malaria, CDC Amerika Serikat.

Untuk diketahaui, thelazia sering disebut "cacing mata". Penyakit ini biasanya ditemukan di kelopak mata, kelenjar air mata, saluran air mata, atau kelopak mata ketiga" (nictitating membrane) orang dewas.

Kadang-kadang, mereka ditemukan di bola mata itu sendiri, baik di bawah konjungtiva (membran yang menutupi bagian putih mata) atau di rongga bola mata vitreous. 

Semua spesies Thelazia yang siklus hidupnya diteliti ditularkan oleh spesies Diptera (lalat) yang tidak menggigit, tapi mengisap air mata.