Rabu, 07 Februari 2018 11:13 WITA

Sering Dibuang, Ini Manfaat Biji Nangka untuk Kesehatan

Editor: Suriawati
Sering Dibuang, Ini Manfaat Biji Nangka untuk Kesehatan
INT

RAKYATKU.COM - Nangka adalah salah satu buah menyehatkan. Ini kaya akan protein dan banyak nutrisi lainnya seperti vitamin B, potasium, kalsium dan seng.

Buah enak ini dimakan baik mentah (ketika matang) maupun dimasak (mentah). Tapi, tahukah anda bahwa biji nangka yang sering dibuang juga sehat?

Biji nangka kaya akan nutrisi seperti riboflavin dan tiamin, yang membantu mengubah makanan yang kita konsumsi menjadi energi. Nutrisi ini membantu menjaga kesehatan mata dan kulit agar tetap sehat.

Biji ini juga memiliki sejumlah kecil mineral seperti magnesium, seng, potasium, besi, kalsium dan tembaga, serta senyawa antimikroba yang dapat membantu mencegah kontaminasi bakteri yang menyebabkan penyakit bawaan.

Berikut manfaat biji semangka untuk kesehatan

1. Tinggi protein
Protein dalam biji semangka bisa membantu dalam membangun massa otot dan menjaga agar metabolisme tetap berjalan lebih cepat.

2. Mencegah gangguan pencernaan
Biji nangka bisa memperlancar sistem pencernaa. Nutrisi yang ada pada biji nangka bisa membantu Anda mencerna makanan dengan baik. Ini juga mengandung serat yang membantu dalam proses pencernaan dan akan membuat perut Anda kenyang.

3. Bagus untuk penglihatannya
Biji nangka mengandung vitamin A, yang membantu dalam menjaga kesehatan penglihatan. Vitamin A juga dapat membantu menangkal banyak penyakit terkait mata seperti rabun senja.

4. Mencegah anemia
Mengonsumsi biji nangka satu atau dua kali dalam seminggu akan meningkatkan kandungan zat besi Anda dalam tubuh. Ini adalah sumber zat besi yang bagus untuk orang yang menderita kadar hemoglobin rendah.

5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Biji nangka bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh. Ini memiliki efek antimikroba pada tubuh, yang mencegah kontaminasi bakteri. 

6. Mencegah kanker
Biji nangka mengandung antioksidan yang bisa mencegah kanker, melindungi tubuh dari radikal bebas yang bisa merusak sel DNA dan menghasilkan sel kanker.