Rabu, 07 Februari 2018 08:38 WITA

Apa itu Depresi Pasca Melahirkan dan Bagaimana Mengatasinya?

Editor: Suriawati
Apa itu Depresi Pasca Melahirkan dan Bagaimana Mengatasinya?

RAKYATKU.COM - Melahirkan bayi bisa menjadi salah satu pengalaman paling berharga bagi seorang wanita. Namun, kadang juga penantian panjang selama sembilan bulan berakhir dengan rasa tidak bahagia seperti yang mereka inginkan. Alasannya dikaitkan dengan depresi pasca melahirkan.

Ini adalah perasaan ganjil yang disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah perasaan tidak terhubung dengan bayi. Hal ini diperburuk dengan emosi yang tidak stabil.

Perasaan bersalah juga bisa memicu depresi pasca melahirkan. Dalam situasi seperti ini, sang ibu mungkin merasa bahwa dia tidak dapat memberikan yang terbaik pada anaknya. Hal ini menyebabkan dia mempertanyakan keputusannya untuk memiliki bayi sejak awal. Namun karena dia tahu bahwa tidak ada jalan kembali, ini mendorongnya ke roda depresi yang dikenal sebagai depresi pasca melahirkan.

Penyebab lain adalah kesadaran bahwa Anda telah kehilangan siapa Anda sebelumnya sebelum melahirkan. Keletihan fisik dan kesadaran bahwa Anda secara fisik kurang menarik dibandingkan dengan sebelumnya bahkan dapat memperburuk keadaan.

Apa itu Depresi Pasca Melahirkan dan Bagaimana Mengatasinya?Untuk mengatasi masalah ini atau mencegahnya memengarhi Anda lebih dalam, disarankan untuk tidak mengabaikan diri Anda sendiri. Misalnya, Anda harus berusaha untuk beristirahat sebanyak mungkin. Biasakan tidur saat bayi tidur. Jika memungkinkan, luangkan waktu untuk pergi keluar dan mengunjungi teman Anda atau menghabiskan quality time berdua dengan pasangan Anda.

Atau, jika Anda merasa tidak mampu mengatasinya sendiri, silakan mencari bantuan suami, keluarga dan teman Anda. Salah satu hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah berbicara dengan ibu lain yang berada dalam situasi yang sama dengan Anda dan belajar dari mereka tentang bagaimana mereka menangani hal yang sama.