Selasa, 06 Februari 2018 03:00 WITA

Jasad Tetap Utuh Meski Sudah Dikubur 10 Tahun, Begini Penjelasan Ilmiahnya

Editor: Aswad Syam
Jasad Tetap Utuh Meski Sudah Dikubur 10 Tahun, Begini Penjelasan Ilmiahnya

RAKYATKU.COM – Belakangan ini media sosial dihebohkan kabar tentang ditemukannya jasad seorang perempuan bernama Sumini dari Dusun Krajan, Desa Sukerojo, Kecamatan Bangsalsari, Jember, Jawa Timur. Jasad ini disebut-sebut sudah dikubur 10 tahun yang lalu, namun kemudian keluar dari pemakamannya karena pagar pemakaman ambrol akibat tergerus banjir. Pihak keluarga yang menemukan jasad Sumini terkejut karena kondisinya yang masih terbungkus kain kafan dengan utuh.

Bagi sebagian orang, kondisi ini seringkali dikaitkan dengan hal-hal mistis. Namun, ternyata ada penjelasan ilmiah dari Live Science, tentang mengapa ada jasad yang bisa tetap utuh meskipun sudah dikubur dalam waktu yang sangat lama.

Kondisi ini ternyata terkait dengan adiposera, semacam senyawa organik yang terbentuk karena adanya reaksi hidrolisis oleh bakteri anaerob yang ada dalam jaringan lemak pada tubuh. Adanya senyawa ini membuat lemak yang ada pada jaringan lunak tubuh berubah menjadi lebih keras layaknya sabun mandi. Proses ini disebut sebagai saponifikasi dan mampu memberikan efek layaknya pengawetan atau membuat proses dekomposisi atau penguraian tubuh menjadi lebih lambat.

Ada banyak faktor mengapa jasad orang meninggal bisa mengalami perlambatan proses dekomposisi. Hanya saja, faktor paling sering terjadi biasanya adalah karena lingkungan dengan kelembapan yang sangat tinggi, dan rendahnya kadar oksigen, sesuatu yang mungkin terjadi di bawah tanah.

Jadi, jika ada mayat yang tetap awet meski dikubur dalam waktu lama, belum tentu itu mistis.

Berita Terkait