Selasa, 23 Januari 2018 06:00 WITA

Bolehkah Berolahraga Saat Hujan?

Editor: Aswad Syam
Bolehkah Berolahraga Saat Hujan?

RAKYATKU.COM - Hujan deras sejak subuh membuat banyak orang urung beranjak dari rumahnya untuk beraktivitas. Salah satu aktivitas yang tertunda adalah berolahraga. Bagi Anda yang tidak gemar berolahraga, cuaca hujan mungkin menjadi pembenaran untuk tidak melakukannya. Namun, bagi yang gemar berolahraga, cuaca tak menentu ini menjadi hambatan. Pertanyaannya, bolehkah kita berolahraga saat sedang hujan?

Sekelompok peneliti di Jepang telah memublikasikan sebuah riset di International Journal of Sports Medicine. Dalam penelitiannya, mereka menguji tujuh orang pria untuk berlari dalam cuaca dingin (saat situasi hujan) dan saat situasi cerah selama 30 menit. Beberapa indikator yang mereka nilai ialah pola napas, suhu kulit, konsumsi oksigen, aktivitas otot dan level stress. Hasilnya mengejutkan. Tanpa disangka, mereka yang beraktivitas di tengah hujan merasa lebih bugar dan membakar kalori lebih banyak dibanding mereka yang berolahraga dalam cuaca normal. 

Dalam kajian ilmiah, ada banyak studi yang mengaitkan pengaruh cuaca saat berolahraga, terutama objek cuaca dingin sebagai bahan kajian. Performa tubuh kita memang tidak maksimal, tapi jika Anda melakukannya, pembakaran kalori dalam tubuh akan semakin banyak.

Tips Olahraga Saat Hujan

Berolahraga atau tidak saat situasi hujan sewajarnya kembali kepada pilihan setiap orang. Kondisi fisik, lingkungan yang tidak mendukung (trek lari rusak atau lapangan yang tak memadai), ataupun ketiadaan perlengkapan bisa menjadi acuan jika ingin berolahraga saat hujan. Namun, terlepas dari berbagai latar belakang tersebut, jika Anda tetap ingin berolahraga saat hujan, sebaiknya simak tips dari fitnessformen.co.id berikut ini.

1. Cek Tingkat Curah Hujan
Pastikan tingkat hujan saat Anda berolahraga masih dalam level normal. Anda akan lebih mudah berlari dan melakukan aktivitas fisik di saat cuaca sedikit gerimis, dibanding berlari di tengah hujan badai.
Bersabarlah sedikit. Tunggu situasi hujan mereda.

2. Perlengkapan Anti Hujan
Hanya karena situasi hujan, bukan berarti sekujur tubuh Anda harus basah terkena air. Cek perlengkapan berikut ini

- Gunakan jaket parasut yang tahan air dan tahan angin.
Tubuh Anda akan tubuh Anda akan tetap hangat saat berolahraga di luar.

- Satu setelan anti air.
Coba gunakan celana anti air, sehingga jika terkena hujan celana Anda akan tetap kering. Gunakan juga sepatu yang tahan air dan kaus kaki denganserat (jahitan) yang rapat. Ini penting. Kaki yang basah cenderung lebih mudah lecet dan cedera.

3. Pakaian Berwarna
Matahari yang tak sempurna karena tertutup awan membuat cuaca menjadi sedikit gelap. Oleh karenanya, gunakanlah pakaian anti air yang berwarna cerah. Ini penting, sehingga orang sekitar ataupun kendaraan yang terlintas menyadari aktivitas Anda di luar.Jika perlu, gunakan headlamp untuk memiliki pandangan yang jelas.

4. Hindari Jalan Raya
Kecuali jika Anda ingin terkena sapuan air jalanan, sebaiknya hindari berlari di jalan raya atau di trotoar. Agar lebih aman dan terhindari dari genangan air, berlarilah di sekitar taman ataupun komplek yang lingkungannya memadai. Pastikan pula, daerah tersebut tidak memiliki jalan rusak. Kondisi yang gelap, akan membuat kita sulit mengenali situasi sekitar. Pilihlah rute atau trek yang aman dan telah Anda kenali, demi menghindari cedera dari jalan yang tak rata. 

5. Air Hangat 
Agar keadaan tetap prima usai berolahraga, mandilah dengan menggunakan air hangat. Melalui air hangat, sirkulasi dan aliran darah akan menjadi lancar. Sendi, tendon, jaringan, dan otot tubuh Anda akan lebih relaks usai dibilas dengan air hangat.