Selasa, 09 Januari 2018 10:10 WITA

Mengidap Penyakit Hydrocefalus, Labeddu Butuh Bantuan

Editor: Almaliki
Mengidap Penyakit Hydrocefalus, Labeddu Butuh Bantuan

RAKYATKU.COM, SOPPENG - Bocah usia 10 tahun, Labeddu, yang merupakan warga Desa Patampanua Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, mengidap penyakit Hydrocefalus sejak lahir.

Hydrocefalus sendiri merupakan penyakit yang menyebabkan kepala membengkak, dikarenakan adanya cairan yang berlebih. Keadaan ini membuat bocah tersebut hanya bisa terbaring lemah.

Saat ini Labeddu hanya dirawat oleh sang Ibu, Nursiah, dikarenakan sang ayah telah memilih meninggalkan sang anak, yang membuat Nursiah menjadi orang tua tunggal bagi anak semata wayangnya tersebut.

Dari pengakuan sang Ibu, penyakit Labeddu bertambah parah saat dirinya baru menginjak usia 3 tahun. Saat itu ia sempat dirawat di Rumah Sakit di Makassar. Namun saat mendapatkan perawatan, kondisinya tak kunjung membaik.

"Biaya rumah sakit pada saat itu mahal, dikarenakan keterbatasan biaya. Saya lebih memilih merawat anak saya di rumah," kata Nursiah, Selasa (9/1/2018).

Sampai saat ini, untuk membiayai kehidupan sehari-hari, Nursia hanya bekerja serabutan, bahkan pernah bekerja sebagai pembuat gula merah. Namun, pada suatu waktu dirinya mengalami penyakit dan tidak bisa berjalan, jadi ia memutuskan untuk berhenti.

Komunitas Pencinta Alam (KPA) Mario, dengan diantarkan oleh salah seorang tokoh masyarakat, menyempatkan waktu untuk datang ke rumah Labeddu guna melihat kondisinya.

"Sangat terharu melihat secara langsung situasi dan kondisi yang memprihatinkan dari Labeddu, oleh karena itu, kami sangat berharap kepada seluruh lapisan masyarakat yang tersentuh hatinya dapat membantu mengurangi beban sehari hari orang tua Labeddu," ujar Kemang, salah seorang Anggota KPA Mario.

Untuk itulah, guna meringankan beban Labeddu, tim KPA Mario akan menggalang dana untuk membantu Nursiah mendapatkan biaya untuk perawatan Labeddu.