Senin, 08 Januari 2018 06:30 WITA

5 Tanda Sakit Kepala yang Tak Normal

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
5 Tanda Sakit Kepala yang Tak Normal

RAKYATKU.COM - Sakit kepala adalah gejala yang sangat umum terjadi dan memiliki jenis yang bermacam-macam. Sakit kepala diklasifikasikan menjadi dua, yakni sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder.

Sakit kepala primer terjadi tanpa adanya penyakit yang mendasari, sedangkan sakit kepala sekunder merupakan gejala dari kondisi medis yang lebih serius, seperti hipertensi, tumor, dan lain-lain.

Menurut Mark Morocco, seorang profesor di University of California, Los Angeles Medical Center, Amerika Serikat, ada beberapa tanda peringatan bahwa sakit kepala yang Anda rasakan harus diwaspadai.

Berikut ini adalah beberapa gejala sakit kepala yang tidak normal dan harus mendapatkan perhatian ekstra:

1. Sakit kepala tiba-tiba

Saat Anda merasakan sakit kepala tiba- tiba, hal ini bisa menjadi pertanda bahwa Anda mengalami subarachnoid hemorrhage atau perdarahan di dalam otak yang disebabkan oleh aneurisma, yaitu pembesaran pembuluh darah pada otak akibat dinding pembuluh darah yang lemah. Menurut Morocco, sakit kepala jenis ini masuk dalam kategori berbahaya. Segera hubungi ambulans untuk mendapatkan penanganan cepat.

2. Sakit kepala disertai demam

Sakit kepala yang parah disertai demam bisa menjadi pertanda adanya meningitis, ensefalitis atau pembengkakan otak. Jika hal ini disertai dengan kondisi mental yang tidak stabil, kemampuan Anda untuk mengenali orang-orang di sekitar akan menurun. Kondisi ini juga harus ditangani secara cepat. Segera hubungi ambulans.

3. Sakit kepala di sekitar mata

Jika Anda merasakan sakit kepala yang dibarengi dengan sakit pada daerah mata, dan jika Anda merasakan adanya gangguan penglihatan, ini adalah kondisi yang berbahaya. Menurut Morocco, kemungkinan Anda menderita glaukoma akut atau tersumbatnya aliran darah yang menyebabkan tekanan di daerah mata.

4. Sakit kepala di sekitar pelipis

Pada beberapa kasus, sakit kepala jenis ini tidak mengindikasikan bahaya yang serius. Akan tetapi, jika Anda berusia di atas 50 tahun dan sakit kepala ini terjadi pada salah satu atau kedua pelipis, itu bisa menjadi tanda arteritis temporalis (peradangan pada pembuluh darah). Jika hal ini disertai demam dan penglihatan buram, segera temui dokter.

5. Sakit kepala akibat paparan zat kimia

Jika Anda dan orang-orang di sekitar mengalami sakit kepala secara bersamaan, ini bisa menandakan bahwa Anda mengalami keracunan CO2. Segera ke luar ruangan untuk mendapatkan udara segar. Buka jendela atau pintu dan periksalah lingkungan sekitar Anda apakah ada kebocoran CO2.