Sabtu, 06 Januari 2018 12:46 WITA

Hasil Penelitian, Luka yang Terjadi di Siang Hari Lebih Cepat Sembuh 

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Hasil Penelitian, Luka yang Terjadi di Siang Hari Lebih Cepat Sembuh 

RAKYATKU.COM - Waktu saat terluka ternyata memiliki pengaruh terhadap waktu kecepatan penyembuhan luka. Luka yang terjadi pada siang hari ternyata akan lebih cepat sembuh dibandingkan malam hari. 

Sebuah penelitian, yang dilansir dari Hello Dokter, para peneliti meneliti tentang hal ini pada sel yang ditumbuhkan di laboratorium. Sel tersebut berasal dari sel fibroblas yang diambil pada saat siang hari dan malam hari. Hasilnya, sel yang diambil pada siang hari lebih cepat beregenerasi dibandingkan dengan yang diambil saat malam hari.

Tidak hanya di laboratorium, efek yang sama juga terlihat pada manusia. Penelitian pada manusia tersebut menganalisis hubungan waktu terjadinya luka dengan lama kesembuhan luka. Sampel penelitian ini diambil dari data rekam medis unit luka bakar di Inggris dan Wales yang berusia 18 hingga 60 tahun. Total sampel pada penelitian ini berjumlah 118 pasien, setelah mengambil sampel yang memiliki penyakit lain atau dilakukan cangkok kulit.

Hasilnya, luka bakar yang terjadi pada malam hari membutuhkan waktu pulih yang lebih lama dibandingkan luka yang terjadi pada siang hari.

Luka yang terjadi pada malam hari (pukul 8 malam hingga 8 pagi) membutuhkan waktu 28 hari untuk sembuh 95 persen.

Sementara itu, luka yang terjadi pada siang hari (8 pagi hingga 8 malam) hanya membutuhkan 17 hari untuk sembuh 95 persen.

Dari hasil tersebut dapat diartikan bahwa luka pada siang hari lebih cepat pulih 11 hari dibandingkan malam hari. Perbedaan ini cukup berarti, mengingat luka yang terjadi pada siang hari 60 persen lebih cepat sembuh dibandingkan luka yang terjadi pada malam hari.

Mengapa bisa begitu? Setiap makhluk hidup memiliki jam biologis tubuh yang disebut ritme sirkadian. Jam biologis inilah yang mengatur segala macam fungsi tubuh manusia setiap harinya, selama 24 jam. Jam biologis ini ternyata dimiliki oleh setiap sel di dalam tubuh. Setiap sel mengandung gen khusus dengan istilah “gen waktu”. Gen tersebut akan mengatur aktivitas sel yang berbeda setiap waktu, dalam rentang 24 jam.

Para peneliti menemukan bahwa pada siang hari, terjadi peningkatan aktivitas protein yang memperbaiki dan menggerakkan sel, terutama protein aktin. Kolagen, salah satu protein penyusun kulit, juga lebih banyak ditemukan pada luka yang terjadi pada siang hari.

Namun, seberapa cepat pemulihan luka seseorang juga dipengaruhi banyak hal. Bukan cuma pada waktu kejadian lukanya saja. Ada faktor-faktor seperti seberapa baik Anda membersihkan luka, seberapa besar atau dalam lukanya, dan lain-lain.