Kamis, 21 Desember 2017 16:59 WITA

Menikah Bisa Meningkatkan Peluang Hidup Hingga 52 Persen

Editor: Suriawati
Menikah Bisa Meningkatkan Peluang Hidup Hingga 52 Persen
INT

RAKYATKU.COM - Menikah bisa menaikkan tingkat kelangsungan hidup orang-orang yang menderita penyakit jantung.

Menurut penelitian terbaru dari Emory University di AS, dengan menikah, penderita penyakit jantung memiliki kemungkinan 52 persen lebih kecil untuk meninggal karena kondisi tersebut.

Mereka juga memiliki 24 persen penurunan risiko meninggal prematur dari sebab apapun, dibandingkan dengan mereka yang bercerai, janda (ditinggal mati), atau tidak pernah menikah.

"Saya agak terkejut dengan besarnya pengaruh pernikahan telah (pada pasien jantung)," kata peneliti, Dr Arshed Quyyumi dari Emory University.

Berdasarkan temuan tersebut, peneliti percaya bahwa dukungan sosial yang menyertai pernikahan, bersamaan dengan menghindari tekanan emosional dan finansial dari perceraian, dapat meningkatkan kelangsungan hidup pasien penyakit jantung.

"Dukungan sosial yang diberikan oleh pernikahan, dan mungkin banyak manfaat pertemanan lainnya, penting bagi orang-orang yang menderita penyakit jantung,"

loading...

Menikah Bisa Meningkatkan Peluang Hidup Hingga 52 PersenSebaliknya, janda (ditinggal mati) berada pada risiko terbesar, dengan 71 persen lebih mungkin meninggal karena penyakit jantung yang mereka derita. Sementara orang yang bercerai memiliki kemungkinan meninggal 41 persen, dan kemungkinan 40 persen bagi mereka yang belum pernah menikah. 

Dalam penelitian ini, para peneliti menganalisis 6.051 orang yang memeriksakan kesehatan jantung mereka untuk dugaan atau adanya penyakit arteri koroner antara tahun 2003 hingga 2015.

Peserta penelitian diwawancarai tentang status perkawinan mereka, lalu mereka dipantau selama hampir empat tahun.

Temuan penelitian saat ini dipublikasikan di Journal of American Heart Association.

Loading...
Loading...