Minggu, 05 Juni 2016 08:00 WITA

Lakukan Ini Agar Kulit Tidak Mudah Terbakar Matahari

Editor: Vkar Sammana
Lakukan Ini Agar Kulit Tidak Mudah Terbakar Matahari

RAKYATKU.COM - Ketika seseorang beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika sedang berlibur, pastikan untuk menggunakan tabir surya setiap dua jam.

Sebab, sengatan matahari sangat menyakitkan dan dapat menimbulkan kemerahan, bengkak, dan kerusakan jangka panjang pada kulit. Saat kulit tersengat matahari, jangan kuatir, hal ini masih bisa diatasi.

Prioritas utama yang harus dilakukan adalah menelan aspirin untuk meringankan panas dari kulit dan juga ketidaknyamanan dari luka bakar, kata Lisa Aira, M.D., seorang dokter kulit. "Anda bisa konsumsi dengan dosis tertinggi setiap empat sampai enam jam dalam 24 jam pertama," kata Lisa Aira.

Setelah itu, terapkan kompres dingin yang direndam dalam susu. "Lemak dan protein dalam susu bekerja dengan baik untuk menenangkan iritasi," ujar Elizabeth K. Hale, M.D., dokter kulit dan wakil presiden senior di Skin Cancer Foundation.

Dalam catatan Hale, menambahkan krim dengan antioksidan, seperti vitamin C dan E, sangat bermanfaat pasca berjemur.

loading...

"Sinar ultraviolet memicu mutasi pada kulit yang dapat menyebabkan kanker kulit dan penuaan dini, tetapi antioksidan menangkal beberapa kerusakan imbas UV ini," kata Hale.

Lalu, pelembab dengan bahan ceramide adalah cara cerdas untuk melawan dehidrasi yang disebabkan oleh sengatan matahari dan dapat memperkuat fungsi pelindung kulit.

Selain itu, anda juga dapat menggunakan lidah buaya. Seorang peselancar terkemuka, Quincy Davis, menggunakan lidah buaya yang disimpannya dalam lemari es, untuk diaplikasikan pada kulitnya agar terasa lebih segar ketika melawan sengatan matahari.

Namun, solusi yang paling ampuh adalah dengan terapi laser LED yang dapat menyembuhkan luka dan peradangan dengan cepat. Aira merekomendasikan Anda untuk mengikuti satu sampai dua kali sesi perawatan LED yang lembut, untuk membantu agar kulit Anda cepat sembuh. 

Loading...
Loading...