Selasa, 05 Desember 2017 11:46 WITA

Mengapa Kita Sering Kentut Sampai Belasan Kali Sehari?

Editor: Almaliki
Mengapa Kita Sering Kentut Sampai Belasan Kali Sehari?

RAKYATKU.COM - Normalnya, manusia biasa kentut sampai 15 -20 kali per hari. Apa jadinya jika lebih? Bisa jadi, Anda kena penyakit. Apalagi kalau kentut Anda sangat bau dan tak sedap. 

Biasanya, keseringan kentut, erat kaitannya dengan perut kembung, yang berasal dari gas atau udara dalam saluran cerna. Ada dua sebabnya, yakni saat kita makan ada udara yang ikut tertelan kemudian masuk ke dalam saluran cerna.

Kedua, kita biasa menelan udara saat makan permen karet, merokok, makan sambil berbicara, makan terlalu cepat, dan minuman berkarbonasi.

Biasanya juga, kita makan makanan yang membuat kembung atau yang susah dicerna. Sedangkan bakteri akan bekerja keras mencernanya dengan efek samping menimbulkan gas berlebihan.

Contohnya, jika makan makanan jenis kacang-kacangan, kubis, brokoli, kismis, kacang, plum, dan apel. Itulah contoh-contoh makanan penyebab sering kentut dan perut kembung. Makanan ini juga lebih lama dicerna, menyebabkan bau yang tidak menyenangkan yang berhubungan dengan perut kembung. Selain itu, makanan tinggi fruktosa atau sorbitol, seperti jus buah, juga dapat menyebabkan perut kembung dan sering buang angin.

Selain itu, makanan seperti kubis atau bawang, dapat menyebabkan produksi gas yang mengandung sulfur, yang dapat mengakibatkan kentut berbau busuk. Namun, kentut bau dapat bervariasi penyebabnya dari orang ke orang, tergantung pada apa yang dimakan.

Jika Anda tidak makan, dan hobi menelan udara, maka bisa jadi itu disebabkan oleh penyakit pada saluran cerna, seperti diare, sembelit, alergi makanan, sindrom iritasi usus (IBS) dan penyakit celiac.

Lantas, kalau sudah begitu, bagaimana perawatannya? Pertama, hindari makanan yang sulit dicerna, misalnya sumber karbohidrat seperti singkong dan ubi. Gantilah dengan nasi, kentang, dan pisang.

Makanlah dengan porsi yang kecil. Jika biasanya Anda makan sehari tiga kali dengan porsi besar, maka ubahlah menjadi 5-6 kali porsi kecil.

Olahraga atau gerak fisik juga dapat membantu melancarkan pencernaan dan dapat mencegah perut kembung dan sering kentut. Ada beberapa obat yang dapat mengobati perut kembung dan sering kentut, meskipun biasanya hanya akan mengatasi sementara. Misalnya tablet karbon (norit) yang dapat menyerap gas dan racun dari saluran cerna, atau menggunakan simeticon yang bisanya ada dalam obat maag.