Senin, 04 Desember 2017 12:21 WITA

Dinkes Sulsel Umumkan Daerah Tertinggi Penderita DBD

Editor: Andi Chaerul Fadli
Dinkes Sulsel Umumkan Daerah Tertinggi Penderita DBD
ilustrasi

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sekira 5 dari 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan dikategorikan sebagai daerah tertinggi penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) selama Januari-November 2017. 

Kepala Bidang P2PL Dinkes Sulsel, Nurul AL mengatakan, tahun ini kasus DBD tertinggi itu berasal dari Maros dengan jumlah penderita 178 orang. Sedangkan Bantaeng 168 orang, Makassar 123 orang, Gowa 118 orang, dan Takalar 92 orang. 

"Perubahan iklim dan iklim yang ekstrem merupakan salah satu penyebab kasus DBD. Dan tidak lingkungan yang tidak terjaga kebersihannya juga merupakan salah satu alasannya," ujarnya kepada Rakyatku.com, Senin (4/12/2017).

Lanjut Nurul, sementara itu untuk lima daerah yang terdata memiliki kasus DBD paling rendah ada di Barru dengan 1 orang penderita, Luwu 2 orang, Pinrang 2 orang, Sidrap 4 orang, Luwu Utara 5 orang.

"Dari data yang kmi miliki, adanya penurunan kasus dari tahun lalu. Secara nasional kita masih lebih baik karena angka Insidens rate (IR) yang harus di bawah 49/100.000, Dan kita masih berada di bawah angka tersebut sekira 15/100.000."

Selain IR yang rendah, Case Fatality Rate (CFR)  atau tingkat kematian juga masih sangat rendah. Saat ini kita masih berada dibawah 1 persen. Dari 10 kasus kematian atau sekira 0,74 persen kasus," tambahnya.