Rabu, 15 November 2017 15:22 WITA

Penggunaan Smartphone Pada Gadis Remaja Bisa Picu Depresi

Editor: Suriawati
Penggunaan Smartphone Pada Gadis Remaja Bisa Picu Depresi
Foto: Getty Images

RAKYATKU.COM - Remaja yang kecanduan smartphone dan menghabiskan lima jam sehari dengan gadget mereka, 71 persen berisiko mengalami depresi.

Penelitian yang dilakukan di AS itu juga menemukan bahwa gadis remaja adalah yang paling rentan terhadap media modern. Mereka 14 persen lebih cenderung menjadi depresi jika mereka menggunakan media sosial seperti Facebook dan Instagram setiap hari.

Peneliti percaya bahwa hal itu bisa disebabkan oleh tekanan untuk mendapatkan like dan follower.

"Hasil kami jelas menunjukkan efek yang lebih besar pada anak perempuan dari smartphone dan media sosial daripada anak laki-laki. Ini mungkin karena anak laki-laki lebih cenderung menggunakan perangkat mereka untuk bermain game," kata penulis utama Dr Jean Twenge.

"Wanita lebih cenderung mementingkan diri sendiri dengan memajang foto dan ini menimbulkan kegelisahan dan tekanan dalam hal suka dan pengikut."

Penelitian ini dipimpin oleh San Diego State University, di mana para peneliti membandingkan gejala depresi dan risiko bunuh diri dengan penggunaan perangkat elektronik pada 133.000 remaja.

Melihat tren depresi dari tahun 2012 sampai 2015, penelitian tersebut mendapati bahwa anak perempuan telah mengalami kenaikan 58 persen pada depresi, dibandingkan dengan kenaikan sembilan persen untuk anak laki-laki.

Hasil temuan yang dipublikasikan di jurnal Clinical Psychological Science ini menyimpulkan bahwa waktu penggunaan remaja bisa lebih dibatasi pada satu atau dua jam sehari untuk mengurangi risiko.