Sabtu, 11 November 2017 02:30 WITA

Plus Minus Jeroan dalam Makanan Kita

Editor: Almaliki
Plus Minus Jeroan dalam Makanan Kita
Ilustrasi daging

RAKYATKU.COM - Di balik kenikmatan jeroan, ada yang menyebutnya menjadi penyebab masalah kolesterol tinggi. Kenyatannya, pakar kesehatan menyebutkan, bahwa kandungan kolesterol dan purin di dalam jeroan memang sangat tinggi.

Selain itu, cara memasak jeroan dengan santan, akan membuat kadar kolesterolnya meningkat dengan drastis. Sebagai contoh, jeroan kerap dijadikan campuran dalam coto, pallubasa dan lainnya.

Jika biasa mengonsumsinya, kadar kolesterol jahat dalam tubuh bisa semakin meningkat dan akhirnya meningkatkan resiko terkena obesitas, asam urat, penyakit jantung koroner, hingga stroke.

Tetapi semua itu jika dikonsumsi dengan jumlah yang tidak terlalu banyak, jeroan berpotensi menjadi sumber gizi yang baik. Sebagai contoh, di dalam jeroan terdapat kandungan vitamin B12 yang bisa menurunkan resiko terkena gangguan sistem saraf dan gangguan memori pada otak.

Selain itu, jeroan juga kaya akan kandungan zat besi yang bisa mencegah datangnya anemia.

Manfaat lainnya adalah kandungan protein dan asam aminonya yang cukup tinggi. Sebagai contoh, 100 gram hati sapi yang sudah dimasak matang ternyata memiliki 175 kalori, 27 gram protein, 0,7 miligram vitamin C, 83,1 mcg vitamin B12, 6,2 miligram zat besi, dan berbagai nutrisi baik lainnya.