Jumat, 20 Oktober 2017 18:43 WITA

Jangan Abaikan! 5 Gejala Penyakit Jantung Koroner 

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Jangan Abaikan! 5 Gejala Penyakit Jantung Koroner 

RAKYATKU.COM - Penyakit jantung adalah penyebab kematian nomor satu di dunia. Penyakit jantung koroner (PJK) adalah jenis penyakit jantung yang paling sering terjadi. 

Sayangnya, masih sedikit orang yang tahu tentang gejala penyakit jantung koroner. Sehingga banyak orang yang terkesan meninggal dunia tiba-tiba karena serangan jantung.

Penting untuk mengetahui apa saja gejala penyakit jantung koroner. Semakin cepat penyakit dideteksi dan diobati, semakin besar pula kemungkinannya untuk sembuh.

Penyakit jantung koroner ini disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah di jantung akibat penumpukan plak. Berikut adalah beberapa gejala menderita penyakit jantung koroner, yang dilansir dari Hello Sehat:

1. Kelelahan
Sering merasa capek atau kelelahan tanpa sebab, itu bisa menjadi tanda bahwa ada sesuatu yang salah dengan jantung Anda. Penyakit jantung dapat menyebabkan kelelahan, karena jantung bekerja lebih keras untuk memompa aliran darah melewati pembuluh darah yang tersumbat.

2. Pusing
Pusing juga dapat menjadi gejala penyakit jantung koroner, karena jantung tidak dapat memompa cukup darah ke otak. Biasanya, orang yang memiliki PJK akan gampang merasa goyah atau kliyengan saat berdiri atau melakukan aktivitas seperti biasa.

3. Sesak napas
Jantung yang tidak berfungsi normal akan berimbas pada kelancaran pernapasan penderitanya, sehingga membuat Anda rentan mengalami sesak napas. Sesak napas gejala penyakit jantung biasanya mungkin terjadi bersamaan dengan nyeri dada.

4. Nyeri dada (angina)
Angina adalah nyeri dada yang terjadi ketika area otot jantung tidak mendapatkan cukup oksigen. Angina akan terasa seperti rasa menekan pada dada, yang biasanya akan dirasakan ketika terlalu banyak beraktivitas.

Selain pada dada, rasa nyerinya juga bisa menjalar ke bahu, lengan, leher, rahang, atau punggung. Menurut American Heart Association, wanita cenderung melaporkan serangan jantung yang menyebabkan rasa sakit secara khusus di perut bagian bawah dan bagian bawah dada.

Namun perlu diingat juga, tidak semua nyeri dada adalah gejala penyakit jantung koroner. Nyeri dada akibat angina juga dapat disertai oleh gejala lainnya, seperti keringat dingin.

5. Keringat dingin dan mual
Ketika pembuluh darah menyempit, otot-otot jantung akan kekurangan oksigen sehingga menyebabkan suatu kondisi yang disebut iskemia. Kondisi ini akan memicu keluarnya keringat berlebih, yang kemudian muncul sebagai sensasi keringat dingin. Di sisi lain, iskemia juga dapat memicu reaksi mual dan muntah.