Kamis, 19 Oktober 2017 07:30 WITA

Benarkah Rajin Cuci Muka Membuat Kulit Bebas Jerawat?

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Benarkah Rajin Cuci Muka Membuat Kulit Bebas Jerawat?
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Tidak dapat dipungkiri, tentu hampir semua orang ingin memiliki kulit bersih dan bebas dari jerawat. Salah satu kunci untuk memiliki kulit yang bebas dari jerawat adalah dengan menjaga kebersihan muka. 

Pasti anda pernah mendengar bahwa menggosok dan mencuci muka berkali-kali dengan sabun dapat mengurangi minyak dan kotoran pada wajah yang menyebabkan jerawat. Tetapi, apakah rajin mencuci muka benar adanya membuat kulit bebas jerawat?

Jerawat adalah hasil dari produksi kelenjar minyak yang berlebih dan menyumbat pori-pori. Jerawat atau acne vulgaris merupakan kondisi inflamasi yang kronis, dan dapat diakibatkan oleh berbagai macam faktor, mulai dari faktor psikologis, hormon, penggunaan obat-obatan atau produk kecantikan, kebersihan, sampai faktor keturunan.

Mencuci muka memang memiliki peranan penting dalam mencegah munculnya jerawat. Tetapi, mencuci kulit muka maupun badan cukup dilakukan dua kali sehari. Mengapa? Pembersih wajah seperti sabun berguna untuk menghilangkan minyak-minyak. Memang, jerawat disebabkan oleh produksi minyak berlebih, namun, kulit kita tetap membutuhkan minyak untuk menjaga keadaan kulit tetap lembab. 

Mencuci muka berkali-kali dengan sabun justru menyebabkan kulit menjadi kering, dan dapat memicu timbulnya jerawat. Selain itu, mencuci muka berkali-kali dengan sabun juga dapat menyebabkan keadaan yang, disebut dengan acne detergicans, yaitu kondisi dimana jerawat timbul akibat reaksi terhadap substansi yang terkandung dalam sabun atau pembersih.

Mengapa mencuci muka harus menggunakan pembersih wajah?

Banyak produk kosmetik maupun kotoran-kotoran di sekitar lingkungan yang sifatnya tidak larut air, sehingga bila mencuci muka hanya dengan air saja, tidak akan membantu mengangkat kotoran. Maka dari itu, dibutuhkan pembersih wajah karena kandungannya berfungsi untuk mengubah kotoran-kotoran yang bersifat tidak larut air (biasanya bersifat larut lemak) tersebut menjadi larut air.

Pembersih wajah yang ideal dapat mengangkat kotoran, minyak, keringat, kuman, dan kulit-kulit mati, tetapi di lain sisi juga harus tetap mempertahankan kelembaban kulit dan tidak menyebabkan iritasi. Pembersih wajah yang cocok untuk kulit berjerawat adalah yang bersifat tidak menyumbat pori, tidak menyebabkan jerawat, tidak mengiritasi, dan tidak menyebabkan alergi.

Bagaimana teknik mencuci muka yang benar?

Dilansir Hellosehat, mencuci muka cukup dengan lembut saja dan menggunakan pembersih wajah yang mengandung pelembab. Mencuci muka dengan cara menggosok dan dengan tenaga yang berlebihan, seperti telah dijelaskan di atas, justru malah membuat jerawat semakin parah.

Sebagai tambahan, baik pada kulit berjerawat ataupun tidak, sebaiknya pemakaian produk-produk seperti toner, scrub, atau exfoliater dikurangi, karena semakin sedikit kulit tersentuh bahan kimia yang tidak berguna, semakin baik.

Tags