12 October 2017 07:30 WITA

Alasan Badan Gampang Lelah saat Cuaca Panas

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Alasan Badan Gampang Lelah saat Cuaca Panas

RAKYATKU.COM - Jika Anda bepergian keluar rumah di siang hari saat matahari terik, Anda mungkin akan merasa lebih cepat lelah dan lesu. Namun, mengapa berada di luar ruangan dengan cuaca panas membuat Anda lebih cepat lelah dan lemas? 

Alasannya sederhana, yaitu karena pada cuaca yang panas, tubuh Anda akan dipaksa bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu tubuh Anda.

Seperti apa cara tubuh mempertahankan suhu tubuh agar tetap sejuk dan bagaimana bisa membuat Anda gampang capai? Berikut penjelasannya.

Aliran darah terganggu

Saat cuaca panas, tubuh Anda akan melakukan beberapa penyesuaian untuk menjaga suhu tubuh tetap optimal. Misalnya dengan melebarkan pembuluh darah Anda melalui sebuah proses yang dikenal sebagai vasodilatasi. Proses ini memungkinkan lebih banyak jumlah darah yang mengalir di dekat permukaan kulit. 

Darah yang hangat melepaskan panas saat mengalir di dekat permukaan kulit, sehingga suhu tubuh akan menurun. Peningkatan jumlah aliran darah di dekat permukaan kulit inilah yang dapat menjelaskan mengapa tubuh beberapa orang terlihat lebih merah pada saat mereka berada di suhu yang panas.

Selain itu, pembuluh darah Anda jadi kesulitan untuk mengisi bilik jantung dengan darah. Karena jantung tidak banyak terisi darah, jantung pun tidak bisa mengirimkan darah yang cukup ke seluruh anggota tubuh Anda yang lain.

Baca juga: Penyebab Cuaca Panas Bisa Membuat Kita Lebih Mudah Marah

Salah satu anggota tubuh yang mungkin kekurangan darah karenanya adalah otak. Menurunnya aliran darah ke otak memang bisa membuat Anda lemas dan cepat lelah. Bahkan hal ini bisa menyebabkan Anda pingsan (hilang kesadaran).

Tubuh Anda kekurangan cairan

Meskipun Anda tidak melakukan aktivitas fisik yang cukup berat, suhu ruangan atau cuaca panas bisa dengan cepat membuat tubuh Anda kekurangan cairan atau dehidrasi.

Dilansir hellosehat, hal ini disebabkan karena tubuh Anda bekerja keras untuk mempertahankan suhu tubuh dan mengeluarkan banyak keringat pada suhu yang panas. Dehidrasi sendiri bisa membuat tubuh terasa lelah atau tak bertenaga.

Tubuh Anda kekurangan garam dan elektrolit

Ketika Anda kekurangan cairan, bila dibiarkan terus menerus maka Anda dapat mengalami kekurangan garam (natrium) dan elektrolit. Ini terutama terjadi ketika Anda mengganti cairan tubuh dengan minuman yang mengganti cairan, namun tidak mengganti elektrolit.

Masalahnya, garam dan elektrolit sangat diperlukan tubuh untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Jadi kalau Anda minum air tapi tidak mengganti elektrolit, cairan tubuh Anda akan langsung terbuang lagi. Entah lewat keringat atau urine (air kencing).

Jika kejadian-kejadian di atas dibiarkan, Anda dapat mengalami heat exhaustion, suatu kondisi di mana tubuh Anda sudah terlalu panas. Kondisi ini dapat bertambah parah dan berlanjut menjadi heat stroke atau sengatan panas yang dapat mengancam nyawa.

Apa yang harus dilakukan saat cuaca panas?

Untuk mencegah kelahan akibat cuaca panas, hindari menghabiskan waktu terlalu lama di bawah sinar matahari. Segera cari tempat untuk berteduh apabila memungkinkan. Menggunakan topi atau payung juga dapat membantu untuk mengurangi paparan sinar matahari yang langsung mengenai tubuh Anda.

Minum banyak air saat Anda berada di bawah sinar matahari dan makan makanan yang mengandung garam untuk menggantikan garam dan elektrolit yang hilang saat berkeringat.

Selain itu, cobalah untuk menyeimbangkan antara aktivitas dan istirahat Anda. Usahakan untuk tidak melakukan aktivitas fisik yang terlalu berat ketika cuaca panas.

Jika Anda merasa seperti ingin pingsan atau mengantuk saat berada di ruangan atau cuaca panas, sebaiknya Anda segera berteduh ke tempat yang sejuk dan minum banyak air.