Rabu, 11 Oktober 2017 00:50 WITA

Ternyata Baca Buku Sambil Tiduran Tak Sebabkan Mata Minus

Editor: Fathul Khair Akmal
Ternyata Baca Buku Sambil Tiduran Tak Sebabkan Mata Minus

RAKYATKU.COM - Pakar kesehatan dr Gitalisa Andayani menyebutkan, membaca buku sambil tiduran ternyata tidak akan menyebabkan masalah mata minus, seperti dikutip doktersehat.com. 

Namun, hal ini bisa membuat mata lelah karena posisi membaca memang tidak nyaman dan tanpa disadari buku yang kita pegang cenderung berjarak lebih dekat dari 25-30 cm, jarak ideal untuk membaca. Hal ini tentu akan membuat mata bekerja dengan lebih keras agar mampu melihat tulisan pada buku dan akhirnya membuat mata kita cenderung terasa tidak nyaman, lelah, pedih, atau bahkan berair.

Mitos membaca dalam gelap merusak kesehatan mata

Tak hanya membaca sambil tiduran, membaca dengan pencahayaan yang gelap ternyata juga tidak akan menyebabkan merusak penglihatan, meskipun memang mata bisa mengalami kelelahan karena dipaksa membaca dengan penerangan yang sangat redup. Hal ini disebabkan oleh adanya fotoreseptor pada batang retina yang mampu menyesuaikan penglihatan kita agar bisa melihat di tempat dengan cahaya yang redup sehingga tidak akan menyebabkan kerusakan pada mata.

Mitos memakai kacamata menyebabkan gangguan penglihatan semakin parah

Selain mitos tentang mata sebelumnya, masyarakat juga masih mempercayai mitos yang menyebutkan bahwa mereka yang sudah mengalami masalah penglihatan seperti rabun jauh namun memilih untuk memakai kacamata akan cenderung membuat masalah kesehatan tersebut menjadi semakin parah.

Menurut pakar kesehatan, hal ini sama sekali tidak benar adanya. Peralatan optik seperti kacamata hanyalah membantu penglihatan kita agar bisa melihat dengan jelas, bukannya semacam mesin latihan atau bahkan obat yang bisa mempengaruhi kondisi rabun yang sudah diderita. 

Hal ini berarti, memakai kacamata juga tidak akan menyebabkan gangguan penglihatan menjadi semakin parah.