27 September 2017 02:30 WITA

Ini Rahasianya Agar Bisa Berkali-kali Orgasme Dalam Sekali Bercinta

Editor: Fathul Khair Akmal
Ini Rahasianya Agar Bisa Berkali-kali Orgasme Dalam Sekali Bercinta
Ilustrasi

RAKYATKU.COM - Rachel Carlton Abrams, MD, penulis buku The Multi-Orgasmic Woman berkata pada Cosmopolitan, rata-rata wanita bisa orgasme berkali-kali dalam satu kali sesi bercinta. 

Namun, katanya, butuh waktu bertahun-tahun, bahkan berabad-abad, bagi wanita untuk mengetahui cara mencapai orgasme. Anda tidak atau jarang merasakan orgasme? Jangan stress, banyak sekali kok wanita yang mengalaminya.

Jika Anda termasuk wanita yang penasaran soal itu, simak tip untuk mendapatkan banyak orgasme berikut ini seperti dikutip aura.tabloidbintang.com:

1. Pemanasan 
Cara untuk mendapatkan orgasme adalah dengan membuat Anda betul-betul berada dalam mood bercinta. Salah satu cara untuk membuat Anda bersemangat untuk bercinta adalah dengan melakukan foreplay atau pemanasan. Pokoknya habiskan waktu dengan pasangan untuk ‘memanaskan api asmara’ tidak akan membuat Anda dan pasangan hangus terbakar, kok! He he he.

2. Istirahat
Anda bisa beristirahat sebentar dari stimulasi pasangan yang memburu Anda dengan cara: Andalah yang menstimulasi pasangan Anda. Biarkan Anda dan pasangan melakukan ‘tugas’ masing-masing bergantian dan biarkan tubuh Anda terbiasa dengannya.

3. Menyentuh diri sendiri
Meskipun ini mengundang pro dan kontra ketika bercinta, cobalah jujur pada pasangan bahwa kadang kala saat bercinta, ada beberapa sesi ketika Anda senang menyentuh diri Anda sendiri. 

Jelaskan itu bukan berarti Anda tidak menyukai sentuhan pasangan, tetapi ini adalah variasi dalam bercinta yang Anda suka dan ia perlu tahu. Bercinta kan juga untuk kepuasan diri Anda, bukan hanya pasangan saja.

4. Tidak perlu khawatir
Bercinta adalah maraton, bukan sprint. Jadi, tidak perlu terburu-buru dan khawatir ketika melakukannya, apalagi memikirkan bahwa Anda harus segera mencapai orgasme. Biarkan saja kalau Anda tidak mencapai orgasme, nikmati sajalah proses ‘maraton’ itu dan fokus pada sentuhan-sentuhannya.

Tags