Rabu, 20 September 2017 08:39 WITA

Awas, Sering Galau Picu Penyakit Jantung

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Awas, Sering Galau Picu Penyakit Jantung
Ilustrasi. Int.

RAKYATKU.COM - Sering galau dan sakit hati, ternyata dapat memicu timbulnya penyakit jantung. Menurut dokter dari Yayasan Jantung Indonesia (YJI), dr Siska Suridanda Danny, hal itu memang bisa saja terjadi.

Pasalnya, dengan sering galau dan sakit hati yang berlebihan dapat menimbulkan stres, dan menjadi penyebab timbulnya penyakit jantung. 

“Intinya, stres merupakan salah satu pemicu terjadinya metabolisme yang tidak baik di jantung,” kata Siska yang dikutip dari klik Dokter.

Adapun "perjalanan" dari galau dan sakit hati sampai akhirnya mengganggu kesehatan tubuh, terutama jantung dimulai dari seseorang yang tengah mengalami kondisi itu akan hidup dengan penuh perasaan buruk. Hal itu nantinya akan untuk melakukan pola hidup tidak sehat, seperti tidak memperhatikan makanan yang masuk ke dalam tubuh.

“Jadi paling sering awalnya asam lambung dulu yang meningkat, kemudian menjadi nyeri ulu hati mual. Nah, hal itu akan membuat nggak nafsu makan dan hal lainnya. Saat stres sudah kronik bisa mengakibatkan gangguan yang serius,” lanjut Siska.

Penyakit jantung seperti ini disebut sebagai penyakit jantung koroner, yakni satu penyakit yang muncul karena gaya hidup, pola makan, dan lingkungan sekitar.

Seseorang yang terserang penyakit jantung biasanya akan menunjukkan gejala nyeri di sekitar ulu hati, dada bahkan sampai ke punggung. Selain itu, Anda mungkin juga akan merasakan sakit di sekitar leher hingga ke rahang. Ini terjadi karena bagian-bagian itu dipersarafi dengan saraf yang sama dengan jantung.

“Umumnya orang yang kena sakit jantung nggak akan bisa menunjukkan dengan pasti di mana letak sakitnya. Kalau bisa ditunjuk, 90 persen itu bukan sakit jantung, karena rasa sakit itu berasal dari luar atau nyeri somatik. Sementara sakit jantung, sakitnya berasal dari dalam,” urai Siska.