Minggu, 17 September 2017 22:11 WITA

Rokok Elektrik Ternyata Meningkatkan Resiko Terkena Penyakit Berbahaya Ini

Editor: Adil Patawai Anar
Rokok Elektrik Ternyata Meningkatkan Resiko Terkena Penyakit Berbahaya Ini

RAKYATKU.COM – Karena rokok biasa dianggap sebagai penyebab dari masalah kesehatan seperti kanker atau penyakit jantung, banyak orang, khususnya anak muda, yang beralih ke rokok elektrik yang dianggap lebih aman bagi kesehatan. Padahal, kandungan di dalam rokok elektrik ternyata tak kalah bahayanya jika dibandingkan dengan rokok biasa.

Dilansir doktersehat.com, pakar kesehatan menyebutkan bahwa di dalam rokok elektrik ternyata juga masih bisa ditemukan kandungan nikotin, kandungan beracun yang bisa memicu berbagai macam penyakit berbahaya. Bahkan, dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Institut Karolinska di Swedia, disebutkan bahwa kandungan nikotin dalam rokok elektrik atau yang dikenal sebagai vape ini mampu meningkatkan resiko kanker dan serangan stroke jauh lebih besar.

Dalam penelitian ini, disebutkan bahwa mereka yang merokok vape secara rutin cenderung mengalami peningkatan denyut nadi, denyut jantung, hingga tekanan darah dengan signifikan. Dalam waktu setengah jam saja setelah merokok, peningkatan ini sudah terjadi dan akhirnya memicu tegangnya pembuluh darah arteri serta jantung.

Magnus Lundback, salah seorang peneliti yang terlibat, menyebutkan bahwa kebiasaan menghisap rokok elektrik dalam jangka panjang ternyata bisa meningkatkan resiko untuk terkena berbagai penyakit berbahaya seperti stroke hingga berkali-kali lipat. Beliau pun menyebutkan bahwa anggapan bahwa rokok elektrik jauh lebih aman dari rokok biasa ternyata salah besar adanya.

Melihat betapa mengerikannya dampak kesehatan yang diberikan oleh rokok elektrik ini, ada baiknya memang kita menghindari rokok, apapun jenisnya, demi menjaga kesehatan tubuh kita.