17 September 2017 05:01 WITA

Usia Tepat Menikah Menurut Penelitian 

Editor: Sulaiman Abdul Karim
Usia Tepat Menikah Menurut Penelitian 
ilustrasi

RAKYATKU.COM - Belakangan ini di Indonesia sedang cukup ngetrend ajakan untuk menikah muda. Ajakan ini tentu menimbulkan pendapat pro dan kontra. 

Dalam realitanya, tidak semua orang memiliki kesiapan untuk menjalani kehidupan rumah tangga yang penuh dengan suka dan duka. Sebagai contoh, ada orang yang sudah siap menikah di usia awal 20-an. 

Namun, cukup banyak pula orang yang belum siap untuk menikah meskipun usianya sudah melewati 30-an. Sebuah penelitian pun dilakukan oleh University of Utah untuk mengetahui apakah ada usia yang dianggap paling ideal untuk menikah. 

Hasilnya adalah, usia 28 hingga 32 tahun disebut-sebut sebagai usia yang tepat untuk menikah dan membuat pernikahan ini cenderung lebih membahagiakan dan langgeng. 

Dalam penelitian yang hasilnya dipublikasikan dalan jurnal berjudul Hitched ini, para ilmuwan menganalisa data dari National Survey of Family Growth (NFSG) pada tahun 2006 hingga 2010 dan tahun 2011 hingga 2013. Hasil dari analisa data ini adalah, semakin tua seseorang menikah, semakin kecil pula kemungkinan untuk bercerai. 

Bahkan, para ilmuwan menemukan sebuah pola yang mengaitkan usia seseorang saat menikah dengan kemungkinan melakukan perceraian di kemudian hari dimana mereka yang menikah di awal 20-an lebih besar kemungkinannya untuk bercerai. Sementara itu, kecenderungan untuk bercerai ini semakin menurun jika saat menikah usianya di akhir 20-an atau awal 30-an.

Hanya saja, setelah usia 30-an ini, resiko perceraian juga cenderung naik. Menurut para ilmuwan, hal ini diduga karena semakin tua seseorang, mereka cenderung semakin pemilih sehingga kemungkinan untuk mendapatkan rasa puas saat menikah juga semakin menurun.

Nick Wolfinger yang merupakan pemimpin penelitian ini menyebutkan bahwa hasil penelitian ini bisa berlaku pada siapa saja tanpa mengenal latar belakang pendidikan, ras, agama, tempat tinggal, atau struktur keluarga.