Sabtu, 16 September 2017 16:35 WITA

Tips Cegah Stretch Mark Saat Hamil

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Tips Cegah Stretch Mark Saat Hamil

RAKYATKU.COM - Meski bukan sejenis penyakit, namun munculnya stretch mark cukup merisaukan bagi wanita, karena dapat mempengaruhi penampilan.

Berdasarkan data yang dilansir dari Klik Dokter, 75 hingga 90% wanita hamil akan mengalami kondisi ini. Parahnya, risiko ini akan meningkat bila ada riwayat serupa dalam keluarga.

Stretch mark pada kehamilan biasa timbul di perut, payudara, dan paha atas. Mulanya, kondisi ini muncul sebagai garis halus berwarna merah muda dan terasa gatal. Bila dibiarkan, garis tersebut menjadi berwarna putih dengan kulit mengendur di sekitarnya.

Meski begitu, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya stretch mark saat hamil. Berikut cara yang bisa dilakukan:

1. Pastikan kebutuhan cairan Anda tercukupi. Kulit yang terhidrasi dengan baik cenderung lebih elastis, dan tidak mudah meninggalkan bekas ketika teregang. Dengan demikian, risiko kejadian stretch mark saat hamil akan semakin kecil.

2. Oleskan minyak atau krim pada area yang rentan mengalami stretch mark. Studi ilmiah menunjukkan, penggunaan minyak dapat mengurangi timbulnya stretch mark secara signifikan. Minyak yang umum dipakai adalah minyak zaitun dan cocoa butter, karena mengandung vitamin E dan antioksidan.

3. Hindari menggaruk area yang gatal. Kulit yang meregang akan terasa sangat gatal. Jangan tergoda untuk menggaruknya, karena hanya akan memperburuk keadaan. Untuk mengurangi rasa gatal, Anda dapat oleskan minyak di area tersebut. 

4. Atur pola makan. Ibu hamil kerap dinasihati untuk makan dalam jumlah banyak, seperti porsi dua orang. Hal ini tidak sepenuhnya benar. Makan dalam jumlah banyak justru akan menyebabkan kenaikan berat badan, dan membuat kulit teregang hebat hingga akhirnya memicu timbulnya stretch mark. Karena itu, pastikan pola makan tetap seimbang meski sedang hamil.