Rabu, 13 September 2017 06:30 WITA

Cara Menghilangkan Tahi Lalat yang Mengganggu Penampilan

Editor: Fathul Khair Akmal
Cara Menghilangkan Tahi Lalat yang Mengganggu Penampilan

RAKYATKU.COM - Kebanyakan tahi lalat tidak berbahaya dan tidak menyebabkan rasa sakit, sehingga tidak memerlukan pengobatan. Tapi kadang, sebagian orang ingin menghilangkan tahi lalat atas alasan kecantikan atau karena tahi lalat mereka, terutama yang timbul, menyebabkan ketidaknyamanan ketika bergesekan dengan pakaian atau menyangkut di perhiasan.

Dikutip dari hellosehat.com, berikut beberapa cara untuk menghilangkan tahi lalat. 

1. Krim penghilang tahi lalat
Ada beberapa krim di pasaran yang mengklaim mampu menghilangkan tahi lalat. Krim penghilang tahi lalat memang difavoritkan sebagai metode yang lebih murah dan bebas operasi untuk menyingkirkan tahi lalat mengganggu. Namun, krim seperti biasanya tidak efektif.

Kebanyakan krim penghilang tahi lalat mengharuskan Anda menggores pemukaan kulit tahi lalat terlebih dulu sebelum dioleskan. Kemudian, krim ini terserap masuk ke dalam tahi lalat melalui luka terbuka tersebut dan bekerja membakar kulit dari dalam, sehingga menciptakan koreng di bawah tahi lalat. Lama-kelamaan, kopeng akan rontok terlepas dan membawa tahi lalat Anda bersamanya.

Krim ini dapat meninggalkan lubang di kulit Anda di lokasi tahi lalat Anda dulu, atau menyebabkan jaringan parut yang lebih terlihat jelas daripada tahi lalat itu sendiri. Krim penghilang tahi lalat juga bisa membuat kulit Anda lebih rentan terhadap infeksi, dan dengan menghilangkan tahi lalat secara mandiri, Anda bisa tidak menyadari tanda-tanda peringatan awal kanker.

2. Cryotherapy (pembekuan)
Metode cryotherapy untuk menghilangkan tahi lalat dilakukan oleh dokter. Dokter akan mengoleskan atau menyemprot area tahi lalat Anda dengan dosis kecil nitrogen cair super dingin. 

Pada umumnya, metode ini digunakan untuk menghilangkan tahi lalat yang menonjol atau kutil. Prosedur ini dapat sedikit sakit, tapi dokter akan membius kulit Anda dengan anestesi lokal sebelum ia mulai.

Setelah melakukan cryotherapy, Anda mungkin akan menyadari kulit lokasi bekas tahi lalat Anda sedikit melepuh, tapi ini akan sembuh dengan sendirinya.

3. Menggunakan laser
Laser biasanya direkomendasikan untuk tahi lalat yang berukuran lebih kecil, datar, dan berwarna lebih cerah hingga sedang untuk alasan kosmetik. Keuntungan utama dari laser adalah bahwa teknik ini meninggalkan hasil yang rapi dengan jaringan parut minimal dibandingkan dengan pilihan bedah.

Prosedur ini dapat sedikit sakit, tapi dokter akan membius kulit Anda dengan anestesi lokal sebelum ia mulai. Setelah pemeriksaan, dokter atau ahli bedah akan memilih teknologi laser yang paling tepat tergantung pada tahi lalat. Prosedur ini dapat sedikit sakit, tapi dokter akan membius kulit Anda dengan anestesi lokal sebelum ia mulai. 

Sinar laser memancarkan panjang gelombang cahaya tertentu untuk menargetkan pigmen gelap di kulit dan menguapkannya. Laser juga membakar luka yang berarti bahwa prosedur ini hampir tidak menimbulkan perdarahan dan bisa sembuh dengan cepat.

Meski demikian, laser bukan metode pilihan yang efektif untuk sebagian besar tahi lalat yang mendalam karena sinar laser tidak mampu menembus cukup dalam, dan tidak ada jaringan yang tersisa untuk memeriksa tanda-tanda peringatan awal kanker.

4. Dibakar
Dengan teknik pembakaran, dokter akan menggunakan bantuan arus listrik untuk memanaskan sebuah kawat steril. Kawat panas ini kemudian digunakan untuk membakar lapisan teratas kulit tahi lalat Anda. Panas yang dihasilkan akan mencegah perdarahan. Namun Anda mungkin membutuhkan lebih dari satu kali sesi pengobatan untuk benar-benar menghilangkan tahi lalat.

Prosedur ini dapat sedikit sakit, tapi dokter akan membius kulit Anda dengan anestesi lokal sebelum ia mulai.

5. Dibedah
Tahi lalat yang menonjol atau terangkat dari kulit (skin tag) merupakan jenis yang cocok untuk dihilangkan dengan metode pengangkatan melalui prosedur bedah menggunakan pisau atau gunting bedah. 

Beberapa tahi lalat dapat “dicukur” rata dengan kulit, sementara yang lain mungkin masih memiliki sel tahi lalat yang berada di bawah kulit sehingga dokter mungkin butuh memotong lebih dalam lagi hingga ke akarnya demi mencegah tahi lalat timbul kembali.

Prosedur ini dapat sedikit sakit, tapi dokter akan membius kulit Anda dengan anestesi lokal sebelum ia mulai. Bedah untuk menghilangkan tahi lalat hanya membutuhkan waktu beberapa menit dan penyembuhan lukanya sendiri memakan waktu 7-10 hari dengan tanda kemerahan merah muda ringan selama 3-4 minggu yang secara bertahap memudar selama beberapa bulan mendatang.

6. Eksisi elips (Ellipse Excision Surgery)
Operasi eksisi elips adalah pilihan yang paling invasif dari kesemuanya. Prosedur ini biasanya dipilih untuk tahi lalat yang mencurigakan (gejala kanker) atau untuk orang-orang yang tidak cocok untuk laser atau bedah pemotongan.

Setelah dibius lokal, dokter akan mencongkel keseluruhan tahi lalat hingga ke akarnya dalam satu langkah cepat, dan kemudian menutup luka dengan jahitan dan dibalut dengan perban. Prosedur ini memakan waktu sekitar 20 menit. Setelah penyembuhan awal, jaringan parut bekas operasi akan terus memudar meninggalkan garis putih samar.

Periksa dengan dokter Anda jika Anda memiliki tahi lalat yang terlihat berbeda dari tahi lalat Anda lainnya. Dokter mungkin perlu melakukan biopsi mol, yang berarti menghilangkan tahi lalat dan mengirimnya ke laboratorium untuk memeriksa kanker kulit.