10 September 2017 23:18 WITA

Tidur Dekat dengan Gadget Bisa Picu Tumor Otak

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Tidur Dekat dengan Gadget Bisa Picu Tumor Otak

RAKYATKU.COM - Gadget telah menjadi benda yang hampir tidak bisa kita lepaskan dalam kehidupan sehari-hari. Banyak orang yang bahkan membawa benda ini kemana-mana, termasuk di kasur saat tidur malam. 

Tak disangka, kebiasaan membawa gadget seperti ponsel di kasur hingga kita tertidur ternyata bisa memberikan banyak sekali dampak buruk bagi kesehatan. Apa sajakah dampak buruk tersebut?

1. Memicu gangguan tidur

Dampak pertama yang akan kita rasakan adalah gangguan tidur atau kesulitan untuk tidur dengan nyenyak. Sebelum tidur, kita masih asik mencari tahu apa yang terjadi di media sosial hingga akhirnya tidur terlalu larut.

Selain itu, dilansir doktersehat, banyak orang yang bahkan bisa langsung terbangun hanya karena media sosial atau aplikasi chat-nya mengeluarkan notifikasi.

2. Membuat kepala pusing

Kerap pusing saat melihat layar gadget atau saat bangun tidur? Hal ini ternyata bisa disebabkan oleh kebiasaan tidur dekat dengan gadget. Dalam sebuah penelitian, disebutkan bahwa mereka yang menghabiskan sekitar 7 jam dalam sehari dekat dengan ponselnya cenderung lebih mudah mengalami sakit kepala jika dibandingkan dengan yang menghabiskan waktu lebih sedikit dengan ponsel.

3. Memicu kanker

Kerap tidur dekat dengan gadget bisa meningkatkan resiko terkena kanker. Hal ini disebabkan oleh radiasi ponsel yang bisa membuat perkembangan sel kanker semakin tidak terkendali.

4. Memicu tumor otak

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, gadget seperti ponsel pintar memiliki paparan radiasi yang sangat tinggi sehingga bisa memicu ketidaknormalan sel pada otak. Akibatnya, hal ini bisa memicu tumor otak yang sangat berbahaya dan mematikan. 

Pakar kesehatan dr. Devra Davis menyebutkan bahwa paparan radiasi ponsel pintar kini bisa memicu kerusakan pada sel otak, khususnya pada anak-anak yang sudah mendapatkan gadget sejak dini. Hal ini juga ditambah dengan kecenderungan tengkorak anak yang lebih tipis daripada tengkorak orang dewasa yang membuat paparan radiasi ini jauh lebih besar.

5. Mengganggu sistem metabolisme tubuh

Paparan radiasi dari gadget bisa berpengaruh buruk bagi produksi hormon melatonin yang berimbas pada menurunnya kualtias tidur sekaligus gangguan pada sistem metabolisme.

Hal ini bisa menyebabkan tubuh mengalami kenaikan berat badan atau menimbulkan masalah kulit layaknya jerawat, iritasi, kulit sensitif, alergi, dan masalah kesehatan lainnya.