09 September 2017 08:58 WITA

6 Penyebab Bau Mulut yang Perlu Anda Ketahui

Editor: Suriawati
6 Penyebab Bau Mulut yang Perlu Anda Ketahui
INT

RAKYATKU.COM - Bau mulut merupakan masalah serius. Ini tidak hanya meninggalkan rasa tidak enak di mulut Anda, tapi juga membuat rasa percaya diri jadi berkurang.

Masalah ini bisa disebabkan oleh banyak faktor, termasuk pilihan makanan, gaya hidup, bahkan obat-obatan. Berikut lebih lengkap tentang penyebab bau mulut:

BACA JUGA: 5 Hal yang Harus Dihindari Dalam Keadaan Perut Kosong

1. Makanan
Beberapa makanan yang dapat menyebabkan bau mulut adalah bawang merah dan bawang putih. Selain itu, minuman seperti kopi, jus jeruk, keju, dan daging juga bisa berkontribusi terhadap nafas tak sedap.

2. Kebersihan mulut
Jika Anda tidak menyikat gigi secara teratur, jarang menggunakan pembersih lidah, dan sering lupa untuk berkumur setelah makan, maka Anda mungkin bisa mengalami bau mulut. Itu karena partikel makanan yang membusuk masih tertinggal di dalam mulut Anda. Selain itu, disarankan juga untuk rutin mengunjungi dokter gigi setidaknya setiap setahun sekali.

3. Rokok
Rokok, selain berbahaya bagi kesehatan Anda, juga bisa mempengaruhi bau napas Anda. Lebih buruknya lagi, ini bahkan dapat menyebabkan kanker mulut.

4. Sinusitis
Kondisi medis ini membawa banyak masalah, dan bau mulut adalah salah satunya. Itu karena di sinus kita terisi dengan lendir, yang tidak menemukan jalan keluar. Jadi itu akan melepaskan senyawa berbau busuk, dan keluar melalui jalan napas kita.

5. Infeksi di Mulut
Jika Anda memiliki sariawan, penyakit gusi, atau baru saja menjalani operasi mulut, disarankan agar Anda berkumur dengan air asin setiap selesai makan, untuk mencegahnya menjadi lebih buruk lagi.

6. Obat-obatan
Obat-obatan selalu memiliki efek samping. Dan terkadang itu termasuk xerostomia (istilah medis untuk mulut kering), yang bisa menyebabkan bau mulut. Obat-obatan yang menginduksi xerostomia termasuk obat yang digunakan untuk mengobati depresi, tekanan darah tinggi, angina, sakit maag, alergi, dan kanker.