Sabtu, 09 September 2017 02:30 WITA

Kadis Kesehatan Kota Makassar: Terima Kasih Ibu Aliyah

Editor: Almaliki
Kadis Kesehatan Kota Makassar: Terima Kasih Ibu Aliyah

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama Anggota DPR RI, Aliyah Mustika Ilham, menyosialisasikan gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS) di Gedung Training Center IAIN Alauddin Makassar, Jumat (8-9-2017).

Sekitar 150-an warga Makassar hadir dalam sosialisasi tersebut. Sebagian besar adalah kaum perempuan. Dalam sambutannya Aliyah menjelaskan, pada era tahun 1990-an, penyebab kematian terbesar di Indonesia adalah penyakit menular.

Namun sejak 2010, penyakit tidak menular (PTM) seperti stroke, jantung, dan kencing manis memiliki proporsi lebih besar di pelayanan kesehatan. Pergeseran pola penyakit ini mengakibatkan beban pada pembiayaan kesehatan negara.

Seemntara penyakit tidak menular menghabiskan sekitar 30 persen atau sebesar Rp16,9 triliun dari anggaran JKN. Kasus penyakit tidak menular (PTM) meningkat dari 37 persen pada 1990 menjadi 57 persen pada 2015.

Besarnya beban pembiayaan menanggulagi penyakit tidak menular inilah, yang menjadi alasan pemerintah sehingga mencanangkan program Germas secara Nasional.

"Sosialisasi ini tidak lepas dari perjuangan dan dukungan komisi IX. Kami ingin Indonesia, terkhusus Sulsel ini sehat. Kami akan terus sosialisasikan sampai ke daerah-daerah lainnya," tutur legislator Partai Demokrat ini dalam keterangan tertulis yang diterima Rakyatku.com.

Diketahui, komisi IX DPR RI membidangi tenaga kerja dan kesehatan, bermitra dengan kementerian kesehatan, kementrian tenaga kerja, BPJS, BNP2TKI, BKKBN dan BBPOM.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah T. Azikin, menyambut baik program Germas dilaksanakan di Kota Makassar.

"Ini adalah salah satu bentuk kepeduliaan Ibu Aliyah kepada warga Makassar, tentu kami atas nama Pemerintah Kota sangat berterima kasih, " ujarnya.

Kepala Bagian Program dan Informasi Sekretariat Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Bambang Setiaji mengatakan, setiap gubernur, bupati, wali kota, telah membuat penetapan peraturan daerah sampai dengan regulasi di tingkat Desa untuk  mewujudkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

"Perintah ini tertuang dalam instruksi Presiden Republik Indonesia, jadi sangat penting untuk dilaksanakan bersama-sama," kata Bambang.

Dalam sosialisasi tersebut, warga diberikan pemahaman pentingnya mengonsumsi buah, sayur, dan ikan, serta rutin beraktivitas fisik sekira 30 menit per hari, juga memeriksakan kesehatan secara rutin minimal 6 bulan sekali, sebagai upaya deteksi dini penyakit.

Hadir pula dalam sosialisasi tersebut Anggota DPRD Provinsi Sulsel fraksi Partai Demokrat, Haidar Majid.