30 August 2017 06:30 WITA

Remaja Putri Sebaiknya Tak Pakai Celana Ketat

Editor: Fathul Khair Akmal
Remaja Putri Sebaiknya Tak Pakai Celana Ketat
Int

RAKYATKU.COM - Cukup banyak remaja putri yang memakai celana ketat seperti jeans yang ketat atau yang berupa legging. Celana yang ketat memang bisa membuat penampilan mereka terlihat lebih modis, khususnya dalam hal membuat kaki terlihat lebih jenjang. 

Sayangnya, menurut pakar kesehatan, penggunaan celana ketat ini bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan wanita. Dikutip dari doktersehat.com, pakar kesehatan dr. Ardiansjah Dara yang berasal dari Siolam Hospital Semanggi, Jakarta menyebutkan, bila remaja putri kerap memakai celana yang ketat dalam waktu yang lama, maka area organ vitalnya pun akan menjadi lebih lembab. 

Dr Dara menjelaskan bahwa area organ vital wanita memiliki bakteri yang baik dan yang jahat. Jika area organ vital ini terlalu lembab karena penggunaan celana ketat, yang membuat tidak adanya sirkulasi udara, maka keseimbangan bakteri ini akan terganggu. 

Bakteri jahat akan tumbuh semakin banyak dan dikhawatirkan bisa menyebabkan infeksi atau masalah kewanitaan lainnya. Dr. Dara sendiri menyebutkan, bahwa bagi para wanita yang ingin memakai celana ketat, pastikan untuk melakukannya saat berkegiatan di luar rumah saja seperti saat kuliah, main, atau bekerja. 

Selain itu, jangan terlalu sering memakainya dan cobalah untuk memberikan selingan dengan memakai rok atau celana yang tidak ketat di lain waktu. Saat sudah berada di rumah, pastikan untuk memakai celana yang longgar atau bahkan daster yang lebih nyaman untuk digunakan.

Dr. Dara juga menyarankan para wanita muda untuk lebih memilih pakaian dalam dengan bahan katun, yang lebih baik dalam menyerap keringat di sekitar area organ vital. Selain itu, sering-seringlah mengganti celana dalam agar area organ vital tidak mengalami masalah kelembaban.