12 August 2017 07:30 WITA

Diet Ini Punya Indikasi yang Bisa Membahayakan

Editor: Almaliki
Diet Ini Punya Indikasi yang Bisa Membahayakan

RAKYATKU.COM - Ada pelbagai macam diet yang bisa Anda pilih, tentunya yang terbilang sehat bagi tubuh Anda. Dirangkum dari Alodokter, ada diet mayo, diet tinggi protein, dan diet shake.

Ketiganya diklaim bisa menurunkan berat badan lebih cepat. Tetapi, dari Alodokter lagi, disebutkan dampak dari ketiga macam diet ini.

1. Diet mayo

Diet mayo yang sebenarnya merupakan diet penurunan berat badan yang difokuskan kepada pengubahan gaya hidup. Tetapi, ada pemahaman keliru untuk hal ini. Seperti diet grapefruit atau diet mayo palsu.

Secara khusus, diet mayo menganjurkan seseorang untuk mengonsumsi rendah karbohidrat tetapi tinggi lemak, dengan menyisipkan grapefruit sebagai salah satu menu utama di dalamnya.

Jika begitu, dijanjikan berat badan bisa turun 5 kg dalam waktu 12 hari. Tetapi pada nyatanya, hal ini kurang direkomendasikan karena bukan hanya kehilangan lemak, tapi tubuh dapat kehilangan cairan dan massa otot.

2. Diet tinggi protein

Diet ini membatasi konsumsi karbohidrat dari biji-bijian, buah-buahan, sayur-sayuran, dan juga sereal. Gagasan ini initinya meminimalkan asupan karbohidrat, sehingga menjadikan proses penurunan berat badan terjadi lebih cepat.

Sebenarnya tidak berbahaya, tetapi bukan berarti diet ini bebas dari risiko. Disebut kalau terlalu membatasi asupan karbohidrat, dapat membuat tubuh kekurangan nutrisi dan serat.

Jika begitu, akan muncul permasalahan kesehatan bau mulut, sakit kepala, dan konstipasi. Konsumsi makanan yang mengandung protein tinggi, seperti daging merah dan produk-produk berbahan susu berlemak, dapat menyebabkan kolesterol tinggi dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Diet ini juga berisiko menjadikan urine mengandung kalsium. Sebagian ahli pun percaya, kondisi ini dapat menyebabkan osteoporosis dan batu ginjal, meski para ahli masih meneliti tentang kedua efek tersebut.

Alodokter menganjurkan, berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu untuk diet ini, sebab bagi penderita penyakit ginjal, diet tinggi protein dapat mengganggu fungsi ginjal.

Lalu Seperti Apa Diet Sehat yang Dianjurkan?

Mulailah dengan mengonsumsi buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan sebagai menu pengganti makanan berkalori. Kelompok makanan ini dapat menekan rasa lapar berkat kandungan serat di dalamnya.

Pilih makanan yang memiliki gizi seimbang dan mampu menghilangkan lapar serta tidak mengganggu usaha diet Anda.

Jangan lupa, periksa juga apakah menu pengganti makanan sehat yang Anda pilih telah lulus uji institusi resmi dalam hal keamanan.

Meski begitu, mengurangi asupan kalori saja belum cukup. Anda juga harus membiasakan diri untuk lebih banyak bergerak, agar penurunan berat badan dapat menjadi lebih maksimal.

Jangan lupa untuk menyandingkan diet Anda dengan berolahraga secara rutin, setidaknya 30 menit tiap hari.

Tags
Diet