16 July 2017 06:00 WITA

Ini Bahaya Mengerikan dari Robot Seks

Editor: Andi Chaerul Fadli
Ini Bahaya Mengerikan dari Robot Seks

RAKYATKU.COM - Sebuah laporan tentang pertumbuhan pasar penjualan robot seks telah mengirimkan peringatan kuat pada pekan ini. Bahkan bisa mengguncang industri itu untuk selamanya.

Sederhananya, peringatan tersebut menyatakan bahwa harus ada larangan impor robot seks. Karena saat ini ada kekhawatiran kurangnya kejelasan aturan itu dalam undang-undang.

Robot seks menjadi lebih mudah didapat dan bisa disesuaikan. Teknologi kini bisa membuat boneka yang melakukan 50 posisi seks.

Yayasan untuk Robotika yang Bertanggung Jawab berpendapat dalam laporannya; "Masa depan seksual kita dengan robot." Sisi gelap untuk robot seks ini bahkan bisa digunakan untuk mensimulasikan pemerkosaan.

"Tentu saja, mesin robot seks yang dioperasikan oleh komputer on-board tidak bisa memberikan izin atau diperkosa apalagi dari piring sabun yang bisa diperkosa. Namun, robot humanoid seperti manusia bisa digunakan untuk mensimulasikan pemerkosaan," tulis keterangan dalam makalah itu.

Makalah ini juga membahas argumen bahwa robot seks harus digunakan untuk membantu penjahat seks.

"Ada beberapa saran kontroversial tentang penggunaan robot seks dalam terapi seks untuk pencegahan kejahatan seks seperti serangan kekerasan, pemerkosaan dan pedofilia."

"Bagi kebanyakan dari kita, yang bukan penjahat seks atau terapis terlatih, ada respons mendalam dan jijik terhadap gagasan tentang robot seks anak."

Tapi ada beberapa yang percaya bahwa mereka dapat membantu pencegahan terapeutik untuk menghentikan serangan pedofil atau pemberian kembali. Ini juga memperingatkan bahwa robot seks, tidak mengejutkan, dapat menyebabkan isolasi sosial. 

Makalah tersebut mengutip penelitian yang menemukan bahwa dua pertiga laki-laki mendukung penggunaan robot seks, dibandingkan sepertiga wanita. Dan menyatakan bahwa industri rekayasa yang didominasi laki-laki tercermin dalam mayoritas robot seks sebagai "perempuan".

Berita Terkait