Minggu, 17 April 2016 11:51 WITA

Wanita ini Alami Penyakit Langka, Alergi dengan Keringat Sendiri

Editor: Suriawati
Wanita ini Alami Penyakit Langka, Alergi dengan Keringat Sendiri
Tubuh Julie Reid ketika berkeringat

RAKYATKU.COM - Bayangkan merasakan gatal-gatal yang menyiksa kapan saja saat Anda berkeringat! Ini adalah kenyataan bagi Julie Reid, seorang wanita asal Florida berusia 28 tahun.

"Setiap aktivitas fisik yang saya lakukan, saya akan merasakan gatal-gatal di mana-mana," kata Julie dalam sebuah wawancara dengan ABC News, dikutip dari Women'sHealth.

Apa yang dialami Julie adalah kondisi langka yang dalam istilah media disebut cholinergic urticaria.

Menurut Lembaga Nasional untuk Gangguan Langka, hipersensitivitas ini mempengaruhi sekitar 4 sampai 5 persen orang Amerika, dan itu biasanya dimulai antara usia 20 hingga 39 tahun.

Ini diduga berasal dari cara antibodi tertentu menanggapi antigen (zat yang memicu respon imun).

Iritasi ini bisa berasal dari apa saja, entah dari air mata, keringat, dan suhu hangat, seperti dalam kasus Julie.

loading...

Ketika wabah gatal-gatal terjadi, ini biasanya akan menghilang dalam waktu satu jam, atau bertahan hingga enam minggu. Jika lebih dari itu, maka itu dianggap kronis.

Beberapa peneliti menduga bahwa kondisi ini mungkin terkait dengan tingkat neurotransmitter asetilkolin yang terlalu tinggi, tapi penelitian lebih lanjut masih diperlukan.

Saat ini, pengobatan standar untuk penyakit ini, adalah obat yang disebut Atarax, atau ketotifen (jika tingkat gatal parah). Tapi untuk kasus yang ringan, pasien biasanya hanya diberi antihistamin untuk meringankan gatal-gatal dan mengurangi kemerahan.

Tapi untuk kasus Julie sendiri, sampai saat ini belum ada obat yang mempang untuk menghilangkan penyakitnya. Ia bahkan harus berhenti dari pekerjaan nya sebagai pengajar tari dan instruktur senam.

Loading...
Loading...