Minggu, 22 Januari 2017 07:00 WITA

Mengenal Batuk Croup pada Anak-Anak

Editor: Vkar Sammana
Mengenal Batuk Croup pada Anak-Anak

RAKYATKU.COM - Croup adalah suatu kondisi pembengkakan dan iritasi saluran napas atas. Virus yang sama yang menyebabkan flu, biasanya juga menyebabkan croup. Kebanyakan kasus croup terjadi saat udara dingin atau musim hujan. 

Anak-anak dengan croup menunjukkan gejala batuk "menggonggong" seperti suara gonggongan anjing laut dan suara serak, terutama ketika mereka menangis. 
Croup biasanya menyerang anak-anak berusia enam bulan sampai tiga tahun.  Tapi, kadang anak-anak yang lebih tua juga bisa mendapatkannya. Kebanyakan gejala croup bisa diringankan dengan minum banyak cairan.

Ada dua jenis croup, croup virus dan croup spasmodik, keduanya menyebabkan batuk menggonggong. Sebagian besar kasus croup adalah karena virus.

Tanda dan gejala 
Gejala awal croup mirip dengan flu, seperti hidung tersumbat atau meler dan demam. Karena saluran napas atas - kotak suara (laring) dan tenggorokan (trakea) meradang dan bengkak, suara anak mungkin menjadi serak dan batuk seperti menggonggong.

Jika saluran udara terus membengkak, anak akan kesulitan untuk bernapas. Anak mungkin akan mengeluarkan suara bernada tinggi atau mencicit saat bernapas dalam, ini disebut stridor. Anak mungkin juga bernapas dengan sangat cepat. Dalam kasus yang paling serius, anak akan tampak pucat atau sekitar mulut berwarna kebiruan karena kekurangan oksigen.

Gejala croup sering memburuk di malam hari dan ketika anak marah atau menangis.

 

Loading...

Pengobatan 
Kebanyakan kasus croup ringan dan dapat diobati di rumah. Menghirup udara lembap dapat membantu anak merasa lebih baik. Jika mereka mengalami demam, obat (ibuprofen atau acetaminophen) dapat membuat membuat mereka lebih nyaman. 

Untuk membantu anak Anda menghirup udara lembap, gunakan humidifier di dalam rumah atau ajak anak mandi air panas. Uap air panas akan memenuhi ruang kamar mandi  di mana Anda dapat duduk dengan anak selama 10 menit. Bernapas dalam uap panas kadang-kadang bisa menghentikan batuk yang parah. Mmbawa anak ke luar rumah selama beberapa menit untuk menghirup udara segar, juga dapat meringankan gejala. 

Anak harus minum banyak cairan untuk mencegah dehidrasi. Jika diperlukan, berikan sejumlah kecil cairan  menggunakan sendok atau alat tetes lebih sering. Anak-anak dengan croup juga harus banyak istirahat.

Beberapa anak-anak membutuhkan perawatan pernapasan yang dapat diberikan di rumah sakit atau obat steroid untuk mengurangi pembengkakan jalan napas. Jarang anak-anak dengan croup  perlu tinggal di rumah sakit sampai mereka dapat bernapas dengan lebih baik.

Kapan Harus Menghubungi Dokter 
Hubungi dokter Anda atau dapatkan perawatan medis segera jika anak Anda:

- Mengalami kesulitan bernapas, termasuk napas sangat cepat atau sesak napas 
- Nampak menarik otot-otot leher dan dada saat bernapas 
- Stridor semakin parah 
- Pucat atau kebiruan di sekitar mulut 
- Kesulitan menelan 
- Sangat lelah atau mengantuk atau sulit bangun. 
- Dehidrasi (tanda-tandanya termasuk mulut kering atau lengket, sedikit atau tidak ada air mata saat menangis, mata cekung, haus, kurang berkemih).

Loading...
Loading...