13 January 2017 07:00 WITA

Berita Hoax Ternyata Berdampak Buruk Buat Kesehatan 

Editor: Sulaiman Abdul Karim
Berita Hoax Ternyata Berdampak Buruk Buat Kesehatan 
ilustrasi

RAKYATKU.COM - Berita Hoax atau berita bohong sedang marak di masyarakat. Gencarnya penyebaran berita hoax, sampai-sampai banyak dari Anda yang mempercayai kebohongan itu sebagai sebuah kebenaran. 

Dan korban berita hoax ini tidak hanya Anda, tapi juga masyarakat dari berbagai golongan dan tingkat pendidikan. Tidak hanya memiliki dampak sosial, sering membaca berita hoax juga mempengaruhi kesehatan mental lho. 

Banyak yang tidak menyadari bahwa membaca berita bohong akan menimbulkan kekerasan, kebingungan, serta perasaan tidak aman. Karena itulah, bisa saja kesehatan mental Anda menjadi terganggu, begitu kata Dr. Graham Davey, ahli psikologis dari Inggris. 

Berita Lainnya:

"Berita negatif secara signifikan dapat mengubah suasana hati seseorang, terutama jika di dalam berita tersebut ada penekanan pada penderitaan dan dibumbui komponen emosional dari cerita," katanya, seperti dikutip meetdoctor.com.

Lebih jauh Dr. Graham juga mengatakan bahwa cara Anda menanggapi berita negatif juga dapat mempengaruhi suasana hati Anda dan berpengaruh besar pada bagaimana Anda menafsirkan dan berinteraksi dengan dunia di sekitar Anda. 

Jika setelah Anda membaca berita hoax itu Anda menjadi lebih cemas atau sedih misalnya, maka dalam berinteraksi sosial Anda akan cenderung lebih reaktif, merasa terancam dan berprasangka negatif. 

Jadi, untuk menjaga kesehatan mental Anda, sebaiknya kurangi mengonsumsi berita hoax. Jangan telan mentah-mentah setiap berita yang Anda terima, cek dan ricek terlebih dahulu untuk mengetahui kebenarannya. Memang, hal ini perlu usaha, tapi itu perlu dilakukan agar mental tetap sehat.