11 January 2017 12:38 WITA

BPJS Kesehatan Cabang Bulukumba Tekor Puluhan Miliar

Editor: Mulyadi Abdillah
BPJS Kesehatan Cabang Bulukumba Tekor Puluhan Miliar
BPJS Kesehatan Cabang Bulukumba saat memaparkan Pencapaian Program JKN-KIS tahun 2016, Rabu (11/1/2017).

RAKYATKU.COM, BULUKUMBA - BPJS Kesehatan Cabang Bulukumba mengalami tekor alias defisit anggaran yang harus dibayar ke fasilitas kesehatan untuk tahun 2016. 

Berdasarkan rilis pencapaian Program JKN-KIS tahun 2016 yang dilansir BPJS Kesehatan Bulukumba, jumlah yang harus dibayar sekira Rp162 Miliar. Jumlah itu tidak berbanding lurus dengan jumlah iuran pendapatan BPJS yakni Rp99.037 Miliar. 

"Dari data ini artinya, jumlah pembayaran ke fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit, Praktik Perorangan, Klinik dan Dokter Gigi jauh lebih tinggi dibanding iuran yang kami pungut dari masyarakat," ucap Humas BPJS Kesehatan Cabang Bulukumba, Agif Azhari, Rabu (11/1/2017).

Berita Terkait:

BPJS Kesehatan Cabang Bulukumba mencakup empat wilayah. Selain Kabupaten Bulukumba, ada Kabupaten Jeneponto, Bantaeng dan Selayar. Jumlah yang sudah mendaftarkan diri sebagai anggota BPJS Kesehatan tercatat sebanyak 772.908 jiwa penduduk. 

"Terkait pembayaran selisih ini, kami dapat dari daerah lain yang bisa jadi pembayarannya lebih rendah dari pada pemasukannya," jelas Agif Azhari didampingi Kepala Dinas Kesehatan Bulukumba, dr Gaffar.

Khusus untuk pembayaran ke Rumah Sakit di kabupaten Bulukumba, lanjut Agif, 
pihaknya harus mengeluarkan duit sekira Rp43 Miliar dengan defisit pembayaran ke Faskes sebanyak Rp36,5 Miliar.

Kepala Dinas Kesehatan Bulukumba, dr. Gaffar cuma bisa berharap agar di tahun 2017, BPJS Kesehatan dam stakeholder lainnya bisa lebih baik lagi dalam mengawal kepentingan kesehatan masyarakat.