27 December 2016 15:41 WITA

Terungkap! Penyakit Ini Bisa Membuat Daya Pikir Anda Menurun

Editor: Vkar Sammana
Terungkap! Penyakit Ini Bisa Membuat Daya Pikir Anda Menurun

RAKYATKU.COM - Tubuh dan pikiran kita saling berkaitan. Pikiran dapat berperan secara positif dan negatif dalam mempengaruhi kesehatan tubuh. Sebaliknya, pola fisiologis tubuh juga berperan terhadap emosi kita.

Kesehatan tubuh Anda bukan hanya disebabkan oleh respons tubuh, namun merupakan efek dari hubungan antara tubuh dan pikiran. Memang ada hubungan yang pasti antara pikiran dan tubuh. Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak penelitian ilmiah telah meneliti bagaimana dampak kesehatan fisik fungsi mental, dan sebaliknya.

Sebuah studi baru dari University of Glasgow telah menemukan bahwa orang yang memiliki penyakit kardiometabolik mendapatkan hasil lebih buruk pada tes mental penalaran, memori, dan waktu untuk bereaksi dibanding dengan yang tidak memiliki penyakit ini. Selain itu, efek ini bahkan lebih besar ketika seseorang memiliki lebih dari satu penyakit seperti tekanan darah tinggi, diabetes, atau penyakit jantung koroner (PJK).

Hal ini membuktikan, bahwa orang dengan penyakit kardiometabolik, cenderung memiliki penalaran, memori dan reaksi tanggap yang lebih rendah dibandingkan dengan yang sehat. Ini tentu memperjelas lagi bagaimana hubungan daya pikir dengan kondisi tubuh manusia. Kondisi tubuh yang tidak sehat, akan mempengaruhi penurunan daya pikir seseorang. Terlebih jika seseorang memiliki penyakit diabetes, darah tinggi atau penyakit jantung coroner.

Peneliti mengkaji data dari UK Biobank, yang diambil antara tahun 2006 dan 2010. Setelah menganalisis sejarah medis dan sejumlah penyakit kardiometabolik yang telah diikuti hampir setengah juta peserta, dan tim juga membandingkan skor mereka pada tes penalaran, waktu reaksi, dan memori.

"Hasilnya, yang memiliki satu penyakit dengan kinerja yang rendah saja sudah buruk, apalagi jika memiliki dua penyakit dan tiga penyakit yang tentunya akan lebih buruk lagi, terutama untuk kasus reaksi dan penalaran," jelas peneliti Dr Donald Lyall.

Sebelumnya, penelitian telah mengaitkan penyakit kardiometabolik dengan kemampuan kognitif yang menurun dan studi baru yang pertama untuk menghubungkan beberapa penyakit keterampilan kognitif yang terganggu.

"Temuan kami menyoroti potensi untuk melindungi tubuh terhadap penurunan kognitif dengan mengatasi kondisi lain seperti penyakit jantung," kata Dr. Lyall.

Jadi, kondisi tubuh jelas memiliki koneksi dengan daya pikir seseorang. Semakin baik kondisi tubuh seseorang, maka semakin baik pula daya dan pola pikir yang ia punya. Sebaliknya, semakin kondisi tubuh seseorang memiliki berbagai macam penyakit, tentu akan mempengaruhi menurunnya daya pikir dan nalar otak kita. So, mulailah hidup sehat, agar koneksi tubuh dan daya pikir kita tetap seimbang.