Selasa, 30 Agustus 2016 16:52 WITA

Virus Hepatitis Mewabah di Maros

Penulis: Muh. Basri
Editor: Jumardin Akas
Virus Hepatitis Mewabah di Maros
Pasien rawat hepatitis di Maros

RAKYATKU.COM, MAROS - Tercatat sebanyak 36 orang dirawat di RSUD Salewangang Maros pada Selasa (30/8/2016) karena terjangkit virus hepatitis. Virus ini mewabah di Maros dalam beberapa pekan terakhir.

Tiap tahun dikabupaten Maros penyakit ini cukup sering menyerang warga. Tahun 2015 lalu, sebanyak 80 kasus warga Maros terjangkit virus hepatitis sehingga Pemkab Maros belum menetapkan kasus ini sebagai kejadian luar biasa (KLB). 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, dr Firman Jaya mengatakan, dibanding tahun lalu penderita Hepatitis yang menjalani perawatan sekitar 80 orang, tahun ini hanya 36 orang. 
Jumlah ini masih kecil bila dibandingkan tahun lalu. Meski begitu, Dinkes Maros telah meminta petugas puskesmas untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan.

Menurut Firman, dalam beberapa kasus, penyakit ini memang hanya memberikan sedikit atau tanpa gejala terutama bagi yang masih muda. Umumnya penderita mengalami demam biasa, tanpa disertai flu. Sehingga penderita  tetap bersekolah. Hal ini menyebabkan penyebaran virus ke orang lain.

"Saat musim kemarau, penularan virus hepatitis memang cepat. Sehingga diminta untuk pencegahan penularan penyakit ini ketika ada warga yang mengalami demam, maka diminta untuk istirahat," ujarnya.

loading...

hepatitis maros 

Sementara itu, Kepala Perawatan Bangsal anak RS Salewangang Jenita mengatakan, dalam sepekan ini, penderita hepatitis yang dirawat di bangsal anak mencapat lima orang. Selebihnya adalah orang dewasa. Menurutnya, penderita hepatitis anak melonjak pada pekan ini. Bahkan ada pasien yang masuk secara bersamaan dalam sehari.

"Selama ini, ada saja penderita virus hepatitis yang dirawat. Namun baru kali ini kami menerima pasien yang hampir bersamaan masuknya. Hanya beda hari. Hampir semua kamar, ada pasien hepatitis," jelasnya.

Jenita menuturkan, pihaknya tidak bisa memastikan, jenis hepatitis yan diderita pasien yang menjalani perawatan. Karena sejauh ini petugas laboratorium masih mengambil sampel darah pasien. "Kami masih menunggu hasil laboratorium untuk memastikan jenis hepatitis yang diderita pasien," pungkasnya. 

Loading...
Loading...