Selasa, 18 Februari 2020 13:12 WITA

Pakar: Perempuan yang Kurang Tidur Cenderung Konsumsi Makanan Berkualitas Rendah

Editor: Abu Asyraf
Pakar: Perempuan yang Kurang Tidur Cenderung Konsumsi Makanan Berkualitas Rendah
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM - Tidur ternyata berpengaruh langsung terhadap kebiasaan dan kesehatan perempuan. Mereka yang kurang tidur cenderung mengonsumsi makanan berkualitas rendah.

Begitu temuan para peneliti. Kualitas tidur yang buruk pada akhirnya dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan obesitas.

Studi sebelumnya telah menunjukkan bahwa orang yang kurang tidur lebih mungkin untuk mengalami obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung.

Dalam studi yang diterbitkan dalam Journal of American Heart Association, peneliti memeriksa hubungan antara kualitas diet keseluruhan dan berbagai aspek kualitas tidur.

"Wanita sangat rentan terhadap gangguan tidur sepanjang hidup. Mereka sering memikul tanggung jawab merawat anak-anak dan keluarga. Kemudian, karena hormon menopause," kata peneliti asal India dan penulis studi senior, Brooke Aggarwal dari Columbia University Vagelos.

Para peneliti menganalisis kebiasaan tidur dan makan dari 495 wanita yang beragam etnis. Usianya 20 hingga 76 tahun.

Penelitian tersebut mengamati kualitas tidur, waktu yang diperlukan untuk tertidur, dan insomnia.

Para wanita juga melaporkan jenis dan jumlah makanan yang biasanya mereka makan sepanjang tahun. Informasi ini digunakan peneliti untuk mengukur pola diet khas mereka.

Mirip dengan studi sebelumnya tentang tidur dan diet, studi ini menemukan bahwa mereka yang memiliki kualitas tidur keseluruhan yang buruk, mengonsumsi lebih banyak gula tambahan.

Wanita yang membutuhkan waktu lebih lama untuk tertidur memiliki asupan kalori yang lebih tinggi. Juga makan lebih banyak berdasarkan berat.

Perempuan dengan gejala insomnia yang lebih parah mengonsumsi lebih banyak makanan berdasarkan berat. Lebih sedikit lemak tak jenuh daripada wanita dengan insomnia yang lebih ringan.

"Interpretasi kami adalah bahwa wanita dengan kualitas tidur yang buruk bisa makan berlebihan selama makan berikutnya. Dan membuat lebih banyak pilihan makanan yang tidak sehat," kata Aggarwal.

"Kualitas tidur yang buruk dapat menyebabkan asupan makanan dan kalori yang berlebihan dengan menstimulasi sinyal lapar atau menekan sinyal kenyang," kata pemimpin penelitian, Faris Zuraikat.

"Bisa jadi wanita yang insomnia mengonsumsi lebih banyak makanan dalam upaya untuk merasa kenyang," tambah Zuraikat.

"Namun, ada kemungkinan bahwa pola makan yang buruk memiliki dampak negatif pada kualitas tidur wanita. Makan lebih banyak juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan. Misalnya, membuatnya lebih sulit untuk tertidur atau tetap tidur," Zuraikat menyimpulkan. 

Loading...
Loading...

Berita Terkait