Selasa, 28 Januari 2020 12:05 WITA

Perangkat Pendeteksi Flu Diluncurkan, Hasilnya Bisa Diketahui Kurang dari 13 Menit

Editor: Abu Asyraf
Perangkat Pendeteksi Flu Diluncurkan, Hasilnya Bisa Diketahui Kurang dari 13 Menit
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM - Perangkat baru dapat mendeteksi influenza musiman dalam waktu kurang dari 13 menit. Hasilnya diketahui dalam waktu kurang dari lima menit.

Kementerian Kesehatan dan Pencegahan (MoHAP) Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkannya di Dubai World Trade Center. Di sela-sela konferensi kesehatan tahunan yang berlangsung Senin-Kamis (27-30/1/2020).

MoHAP bekerja sama Abbott Park. MoHAP akan menjadi yang pertama menggunakan perangkat di wilayah tersebut.

Tes yang disetujui Administrasi Makanan dan Obat-obatan (FDA) memberi dokter kepercayaan diri untuk membuat keputusan klinis yang cepat. Termasuk dalam meresepkan perawatan yang tepat pada tahap awal. 

Ini juga membantu mengurangi penggunaan antibiotik yang tidak tepat.

"Perangkat baru, salah satu yang terbaru di dunia dalam mendeteksi bakteri tipe A, B, RSV, dan Strep A2 flu, adalah terobosan yang membantu MoHAP meningkatkan layanan kesehatannya. Mengurangi dan mengendalikan penyakit menular," ujar Yousuf Al Serkal, Asisten Wakil Menteri Sektor Rumah Sakit Kementerian.

"Mencegah influenza musiman adalah salah satu prioritas strategis MoHAP," lanjutnya.

Direktur Administrasi Rumah Sakit MoHAP, Dr. Kalthoum Al Baloushi mengatakan, perangkat Strep A2 untuk diagnosis dini dan cepat flu musiman. Juga untuk penyakit saluran pernapasan.

Tes yang disediakan oleh perangkat ini memungkinkan dokter untuk memberikan diagnosis yang tepat dan perawatan yang tepat pada waktu yang tepat.

"Ini adalah lompatan kuantum dalam metode deteksi dini faringitis bakteri. Terutama dalam hal memberikan hasil yang akurat. Dokter dapat meresepkan antibiotik yang tepat," katanya. 

Perangkat, dalam lebih dari dua kali kecepatan tes molekuler lainnya, mampu mendeteksi sebagian DNA streptokokus kelompok A. Penyebab utama faringitis bakteri. 

"Hasil molekuler diberikan dalam enam menit atau kurang, dan hasil positif hanya dalam dua menit," tambah Al Baloushi.

Kelompok yang paling rentan terhadap influenza musiman adalah wanita hamil di semua tahap kehamilan. Lalu, anak-anak dari usia enam bulan hingga lima tahun. Juga lansia di atas 65 tahun. Termasuk yang memiliki penyakit kronis dan petugas kesehatan.

Dia menyimpulkan bahwa flu musiman merupakan tantangan besar bagi sistem kesehatan di seluruh dunia, karena beban kesehatan, sosial, dan ekonominya.

Loading...
Loading...

Berita Terkait