Rabu, 15 Januari 2020 01:00 WITA

Ereksi Tiga Hari Usai Pakai Stimulan Sapi, Pria Ini Dilarikan ke Rumah Sakit

Editor: Fathul Khair Akmal
Ereksi Tiga Hari Usai Pakai Stimulan Sapi, Pria Ini Dilarikan ke Rumah Sakit
Ilustrasi masalah Mr P - (Shutetrstock)

RAKATKU.COM - Pria ini menggunakan stimulan seksual, yang digunakan pada sapi jantan untuk berkembang biak. Akibatnya, pria di Meksiko ini, dilarikan ke rumah sakit (RS) setelah menderita ereksi selama tiga hari.

Pria yang tidak disebutkan nama dan usianya itu, telah melakukan perjalanan ke Veracruz, di Meksiko timur, untuk membeli stimulan sebagai bagian dari rencana memikat seorang perempuan berusia 30 tahun, agar bersedia diajak berhubungan intim.

Gara-gara menggunakan stimulan itu, dia harus menjalani pembedahan di Specialist Hospital 270 di Reynosa. Pembedahan dilakukan untuk mengatasi pembengkakan yang terus-menerus di organ vitalnya.

Reynosa merupakan sebuah kota di perbatasan Meksiko-Amerika Serikat (AS).

"Dia telah mengambil stimulan seksual yang dia beli di Veracruz, yang digunakan oleh petani di wilayah itu untuk menyegarkan sapi jantan untuk inseminasi," kata dokter rumah sakit yang tak disebutkan namanya.

Pasien tersebut mengakui, telah melakukan perjalanan ke Veracruz untuk untuk membeli stimulan. Dia sudah menjalani operasi pembedahan, tetapi belum ada pembaruan informasi tentang kondisinya.

loading...

Dikutip dari Sindo.com, pada Oktober lalu, seorang ayah asal London timur menjalani operasi untuk menghilangkan sebagian organ kemaluannya guna menghentikan ereksi konstan dan menyakitkan yang berlangsung selama tiga hari. 

Ayah bernama James Mudd, 38, mengatakan masalahnya yang memalukan itu dimulai, setelah kecelakaan sepeda motor tepat sebelum Natal tahun 2015.

Dia menjalani operasi korektif dan sekrup yang dipasang di lehernya dan juga menderita gangguan stres pasca-trauma setelah kecelakaan, sehingga diberi anti-depresi.

Dokter percaya obat-obatan ini menyebabkan James bermasalah dengan organ kemaluannya. 
"Saya tidak bisa menjelaskan rasa sakitnya, rasanya seperti akan meledak," katanya.

Tags
Loading...
Loading...