Rabu, 25 Desember 2019 10:07 WITA

Manfaat Luar Biasa Jamur Kuping Hitam untuk Kesehatan

Editor: Suriawati
Manfaat Luar Biasa Jamur Kuping Hitam untuk Kesehatan
INT

RAKYATKU.COM - Jamur kuping hitam atau jamur hitam mungkin tidak terdengar seperti sesuatu yang menarik untuk dimakan, tetapi ini kaya akan nutrisi dan memiliki banyak manfaat kesehatan.

Jamur hitamadalah jamur liar yang memiliki tekstur kenyal. Ini tumbuh di batang pohon dan kayu gelondongan.

Jamur ini telah digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok selama ratusan tahun.

Berikut manfaat jamur hitam untuk kesehatan:

1. Meningkatkan kesehatan usus
Jamur kuping hitam adalah sumber prebiotik yang baik, sejenis serat yang memberi makan bakteri baik di usus. Ini membantu bakteri usus menghasilkan nutrisi untuk meningkatkan kesehatan pencernaan.

2. Mencegah demensia dan alzheimer
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Medicinal Mushroom, makan jamur hitam mentah dan yang dimasak bermanfaat dalam mencegah perkembangan penyakit Alzheimer dan demensia.

loading...

3. Menurunkan kolesterol jahat
Jamur hitam mengandung antioksidan kuat yang dikatakan dapat menurunkan kolesterol LDL (buruk) secara signifikan. Dengan demikian, ini juga dapat membatu Anda menghindari penyakit jantung.

4. Melindungi hati
Jamur hitam diketahui dapat melindungi hati dari zat berbahaya tertentu. Menurut sebuah penelitian, campuran bubuk jamur hitam dengan air membantu melindungi hati dari kerusakan yang disebabkan oleh overdosis acetaminophen, bahan kimia yang digunakan untuk mengobati demam dan rasa saki.

5. Mencegah kondisi kronis
Penelitian menunjukkan bahwa jamur hitam mengandung senyawa antioksidan yang membantu melawan radikal bebas dan melindungi sel terhadap kerusakan oksidatif.

Dengan demikian, ini membantu dalam mencegah kondisi kronis seperti kanker, rheumatoid arthritis dan penyakit jantung.

6. Menghambat pertumbuhan bakteri
Jamur hitam mengandung sifat anti mikroba yang dapat membantu menangkal pertumbuhan bakteri E. coli dan Staphylococcus aureus.

Loading...
Loading...