Selasa, 10 Desember 2019 01:30 WITA

Ngeri, Sikat Gigi Kurang dari 3 Kali Sehari Picu Fibrilasi Atrium dan Gagal Jantung

Editor: Abu Asyraf
Ngeri, Sikat Gigi Kurang dari 3 Kali Sehari Picu Fibrilasi Atrium dan Gagal Jantung
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM - Tak banyak yang tahu, gangguan jantung ternyata ada hubungannya dengan kebiasaan sikat gigi. Hasil penelitian menunjukkan orang yang malas sikat gigi berisiko gagal jantung.

Itu hasil studi di Korea Selatan. Orang-orang yang menyikat gigi tiga kali sehari lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami fibrilasi atrium atau gangguan irama jantung, dibandingkan mereka yang kurang konsisten menjaga kebersihan mulut.

Dilansir Reuters, para peneliti meneliti 161.286 responden yang merupakan peserta asuransi kesehatan nasional. 

Para responden itu tidak punya riwayat fibrilasi atrium, gagal jantung atau penyakit kardiovaskular lainnya. 

Hasilnya 4.911 orang, atau 3 persen dari populasi penelitian mengalami fibrilasi atrium dan 7.971 orang, atau 4,9 persen mengalami gagal jantung.

Fibrilasi atrium ditandai dengan denyut jantung yang cepat dan tidak beraturan.

Penelitian tersebut memaparkan orang-orang yang menyikat gigi tiga kali sehari memiliki kemungkinan mengalami fibrilasi atrium10 persen lebih rendah. 

Selain itu juga 12 persen lebih rendah mengalami risiko gagal jantung dibandingkan dengan mereka yang lebih jarang menyikat gigi.

loading...

"Kebersihan mulut yang lebih sehat dengan sering menyikat gigi dan membersihkan gigi secara profesional dapat mengurangi risiko fibrilasi atrium dan gagal jantung," peneliti senior dari Fakultas Kedokteran Universitas Ewha Womans di Seoul, Dr. Tae-Jin Song, dan tim memaparkan dalam European Journal of Preventive Kardiologi.

Pada fibrilasi atrium, impuls listrik di bilik atas jantung kacau. Hal tersebutmenyebabkan bagian otot jantung bergetar, bukannya berkontraksi secara normal. 

Akibatnya, darah tidak bergerak ke bilik jantung yang lebih rendah. Hal ini dapat menyebabkan pembentukan gumpalan yang dapat menyebabkan stroke.

Gagal jantung terjadi ketika otot jantung terlalu lemah untuk memompa darah dalam jumlah cukup ke seluruh tubuh. Gejalanya, antara lain kelelahan, kenaikan berat badan akibat kelebihan cairan dalam tubuh, sesak napas dan mengi.

Menurut penelitan itu, beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kebersihan mulut yang buruk dapat menyebabkan bakteri masuk ke dalam aliran darah, memicu peradangan di seluruh tubuh. 

Berdasarkan penemuan pada penelitian sebelumnya, peradangan dapat meningkatkan risiko fibrilasi atrium dan gagal jantung,

Lebih lanjut penelitian itu menunjukkan menyikat gigi secara teratur kemungkinan bisa mengurangi bakteri yang berada di bagianbiofilm subgingivaatau kantung di antara gigi dan gusi. Hal itu membantu mencegah bakteri memasuki aliran darah. (Sumber: VOA)

Loading...
Loading...