Selasa, 03 Desember 2019 07:00 WITA

Bukan Sekadar Cemilan, Ini Manfaat Penting Permen Karet untuk Anak-Anak dan Dewasa

Editor: Abu Asyraf
Bukan Sekadar Cemilan, Ini Manfaat Penting Permen Karet untuk Anak-Anak dan Dewasa

RAKYATKU.COM - Peneliti menemukan manfaat permen karet untuk gigi berlubang. Terbukti mampu mencegah perkembangan karies gigi pada orang dewasa dan anak-anak.

Namun, bukan sembarang permen karet. Manfaat itu diperoleh dari permen karet tanpa gula.

Diterbitkan dalam Journal of Dental Research, studi dari King's College London mengungkapkan bahwa mengunyah permen karet bebas gula tidak hanya mengurangi kemajuan karies gigi. 

Juga dapat digunakan sebagai agen pencegahan yang layak, dibandingkan dengan metode kontrol non-mengunyah seperti pendidikan kesehatan mulut dan mengawasi program menyikat gigi sendiri.

"Baik stimulasi air liur yang dapat bertindak sebagai penghalang alami untuk melindungi gigi. Juga kontrol plak mekanis yang dihasilkan dari tindakan mengunyah, dapat berkontribusi pada pencegahan karies gigi," ujar peneliti asal India, Avijit Banerjee, profesor di King's College London di Inggris.

Gula bebas gula juga dapat bertindak sebagai pembawa bahan-bahan antibakteri termasuk xylitol dan sorbitol.

Loading...

"Tidak ada bukti konklusif baru-baru ini ada sebelum ulasan ini yang menunjukkan hubungan antara memperlambat perkembangan karies dan mengunyah permen karet bebas gula," tambah Banerjee.

Penelitian ini mencakup analisis studi yang diterbitkan selama 50 tahun terakhir. Mengidentifikasi 12 yang mengeksplorasi dampak dan hasil intervensi dari mengunyah permen karet bebas gula pada kondisi kesehatan mulut. Khususnya, karies gigi pada orang dewasa dan anak-anak.

Gula bebas gula ditemukan untuk mengurangi peningkatan karies, memberikannya faktor pencegahan 28 persen.

Dalam beberapa tahun terakhir, mengunyah permen karet bebas gula telah muncul sebagai suplemen yang mungkin untuk strategi pencegahan yang ada dalam menghentikan perkembangan karies gigi.

"Ada tingkat variabilitas yang cukup besar dalam efek dari data yang dipublikasikan dan uji coba termasuk umumnya berkualitas moderat," kata Banerjee.
 

Loading...
Loading...